GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Kasusnya Viral, Polres Takalar Akhirnya Periksa Siswi SMP yang Diduga Dianiaya Oknum ASN

Usai viral di media sosial, kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, akhirnya dapat atensi dari pihak Polres Takalar.
Kamis, 16 Oktober 2025 - 02:58 WIB
Satreskrim Polres Takalar
Sumber :
  • Idris Tajannang/tvOne

Takalar, tvOnenews.com - Usai viral di berbagai media sosial, kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, akhirnya mendapat atensi dari pihak Polres Takalar.

Pada Selasa (14/10/2025) malam, NH (14), siswi SMP kelas dua yang menjadi korban dugaan pemukulan oleh seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Takalar, dipanggil penyidik Polres Takalar untuk menjalani pemeriksaan bersama seorang saksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Semalam saya dipanggil ke Polres Takalar sekitar pukul 19.00 WITA. Saya diperiksa bersama satu orang saksi yang saya bawa,” ujar NH saat dikonfirmasi, Rabu (15/10/2025), melalui sambungan telepon WhatsApp.

Kasus Penganiayaan Pelajar oleh Oknum ASN di Takalar Mandek, Polisi Bungkam!
Kasus Penganiayaan Pelajar oleh Oknum ASN di Takalar Mandek, Polisi Bungkam!
Sumber :
  • Idris Tajannang/tvOne

 

Namun, NH mengaku selama proses penanganan kasusnya sejak awal hingga kini, ia tidak pernah mendapatkan pendampingan psikososial maupun bantuan hukum.

“Sejak pertama kali melapor, saya hanya didampingi sepupu. Begitu juga semalam, saya datang bersama keluarga dan saksi, tanpa ada pendampingan psikososial atau bantuan hukum,” ungkap NH.

Ia juga menuturkan bahwa sejak awal pelaporan hingga pemeriksaan terakhir, tidak ada anggota Polwan yang memeriksa dirinya.

“Tidak ada Polwan yang memeriksa saya sejak awal melapor sampai semalam,” tambahnya.

Terkait saksi, NH menyebutkan bahwa baru satu orang saksi yang diperiksa, yakni temannya berinisial FB.

“Baru FB yang diperiksa. Kalau polisi yang melihat kejadian waktu itu, katanya baru akan dipanggil hari Jumat atau Sabtu karena sedang bertugas di Polda Sulsel,” jelas NH.

Dalam pemeriksaan tersebut, NH mengaku mendapat sejumlah pertanyaan seputar kronologi dan kejadian yang dialaminya.

“Saya bersama saksi ditanya beberapa hal tentang kejadian itu, dan saya menjawab sesuai apa yang saya alami,” tutup NH.

Sementara Kasat Reskrim Polres Takalar, AKP Hatta, membenarkan bahwa kasus dugaan penganiayaan terhadap pelajar SMP di Takalar masih dalam proses penyidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kasus ini sementara dalam proses penyidikan. Korban dan saksi sudah diperiksa,” ujarnya.

Hatta juga menjelaskan bahwa di Unit PPA Polres Takalar hanya terdapat satu orang Polwan, dan saat ini sedang menangani perkara lain.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral