News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Periksa 4 Saksi Kasus Pembunuhan dan Pemerkosaan Bocah 12 Tahun di Cilincing

Polres Metro Jakarta Utara pastikan proses penyidikan terkait kasus pembunuhan bocah oleh remaja berusia 16 di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara terus berjalan.
Rabu, 15 Oktober 2025 - 23:11 WIB
TKP Pembunuhan Bocah di Cilincing, Jakut
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Polres Metro Jakarta Utara memastikan proses penyidikan terkait kasus pembunuhan bocah oleh remaja berusia 16 di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara terus berjalan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno mengatakan, saat ini sudah ada empat orang yang telah diperiksa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua merupakan orang terdekat korban, sementara dua lainnya yang berada di lokasi kejadian.

"Proses penyidikan masih berjalan, ada 4 saksi, dua orang terdekat korban, dua orang di sekitar lokasi," katanya, Rabu (15/10).

Kondisi Rumah Kontrakan yang Dijadikan Tempat Pembunuhan Bocah oleh Pria 16 Tahun di Cilincing, Jakut
Kondisi Rumah Kontrakan yang Dijadikan Tempat Pembunuhan Bocah oleh Pria 16 Tahun di Cilincing, Jakut
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews

 

Terkait dengan penyidikan sementara Onkoseno mengungkap fakta baru terkait dengan kasus tersebut salah satunya motif korban tega membunuh bocah yang masih berusia 12 tahun itu.

Onkoseno mengungkapkan, korban menghabisi nyawa korban lantaran kesal terhadap orang tuanya.

Pelaku mengaku sempat ditagih oleh ibu korban terkait utang yang belum dibayarkan.

"Pernah sakit hati dengan ibu korban karena ditagih utangnya," ungkapnya.

Meski demikian Onkoseno mengaku bahwa pelaku tidak menyebutkan berapa nominal yang dipinjamkannya itu.

"(Saat ditagih) pelaku tidak membayar. Nominalnya tidak disebutkan," ucapnya.

Sebelumnya, anak perempuan berinsial VI menjadi korban pembunuhan tetangganya sendiri yakni remaja berinisial MR berusia 16 tahun.

Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Ongkoseno menjelaskan, korban sempat diiming-imingi akan dibelikan baju.

Pelaku pun mengajak korban masuk ke rumah kontrakannya. Ternyata, di dalam bukannya mendapatkan baju baru korban justru dianiaya hingga tewas

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai tewas, pelaku juga sempat setubuhi mayat korban. (aha/muu)

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral