News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok Arimbi, Pevoli Muda yang Jadikan Megawati Hangestri Idolanya, Rupanya Dia...

Arimbi Syifana Andayani menjadj sorotan belakangn ini. Ia adalah seorang pevoli muda berusia 13 tahun, bermain dalam Livoli Divisi Utama 2025 babak Final Four yang bergulir di GOR Ki Magetan
Rabu, 15 Oktober 2025 - 06:29 WIB
Kolasi Megawati Hangestri dan Arimbi
Sumber :
  • Instagram

Jakarta, tvOnenews.com - Nama Arimbi Syifana Andayani menjadj sorotan belakangn ini. Ia adalah seorang pevoli muda berusia 13 tahun, bermain dalam Livoli Divisi Utama 2025 babak Final Four yang bergulir di GOR Ki Magetan, Jawa Timur.

Arimbi bermain untuk tim Rajawali O2C pada saat melawan PBV TNI AU, Jumat (10/10/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui. Rajawali O2C banyak ditinggal pilar utamanya. Hal itu untuk memperkuat Timnas Voli Putri U18 Indonesia dan melakukan perombakan.

Dalam laga tersebut PBV TNI AU berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 0-3 (17-25, 19-25, 17-25). Meskipun harus menelan kekalahan, Arimbi berhasil tampil memukau lewat sumbangan 6 poin.

Diketahui, Arimbi merupakan pevoli muda kelahiran Semarang, Jawa Tengah.

Pada pertandingan tersebut, posisi Arimbi terbilang tak lazim karena berperan sebagai opposite yang notabene-nya posisi ini lazim dihuni oleh pemain dengan jam terbang mumpuni di kompetisi resmi.

Bahkan, sekelas Megawati Hangestri Pertiwi saja mengawali kariernya sebagai outside hitter yang dituntut memiliki kecakapan dalam hal passing.

Pasca-pertandingan Rajawali O2C melawan PBV TNI AU, Arimbi berbagi pengalaman bisa bermain di Livoli Divisi Utama 2025, sekaligus debutnya di kompetisi resmi pervolian Indonesia.

"Tentunya seneng, ada juga rasa gugup sedikit karena lawannya lebih senior," kata Arimbi Syifana Andayani, dikutip pada Rabu (15/10/2025).

Awalnya, Arimbi tidak mengetahui bahwa pada saat berlatih dengan senior Rajawali O2C, merupakan arena seleksi untuk masuk skuad babak Final Four Livoli Divisi Utama 2025.

“Pertamanya tiba-tiba waktu latihan disuruh latihan bareng kakak-kakak, ternyata itu lagi seleksi," sambung Arimbi.

Opposite berusia 13 tahun ini memang sejak kecil sudah dididik untuk menjadi atlet voli. Diakui Arimbi, bahwa perkenalannya dengan olahraga bola voli melalui sang ayah.

Dikabarkan, pevoli asal 13 tahun itu sangat mengidolakan Megawati Hangestri Pertiwi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kak Megawati, karena mainnya bagus banget," jawab singkat Arimbi.

Terlepas dari itu, Arimbi, diprediksi akan kembali menjadi tumpuan Rajawali O2C dalam laga lanjutan Final Four Livoli Divisi Utama 2025. Rajawali O2C akan melawan Gresik Petrokimia, Minggu (12/10) pukul 20.00 WIB.(MG1)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral