News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Status NIP PPPK Paruh Waktu Tak Ditemukan di Mola BKN? Ini Penyebab dan Solusinya...

Status NIP PPPK Paruh Waktu tidak ditemukan di Mola BKN? Simak penyebab dan solusi agar data pengajuan Anda segera muncul dan terverifikasi.
Kamis, 9 Oktober 2025 - 08:31 WIB
Dok. peserta Seleksi CPNS Kemenkumham Aceh Mengikuti Psikotes di Banda Aceh.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Sejumlah peserta PPPK Paruh Waktu 2025 kini mulai was-was usai mendapati keterangan “usulan anda tidak ditemukan” saat mengecek Nomor Induk Pegawai (NIP) di laman Mola BKN. Padahal, tahap pengusulan dan penetapan NIP saat ini sedang berlangsung sesuai jadwal resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Pemerintah menyediakan situs Monitoring Layanan (Mola) BKN agar peserta bisa memantau sejauh mana progres pengajuan NIP PPPK Paruh Waktu 2025. Layanan ini dapat diakses secara gratis melalui laman resmi https://monitoring-siasn.bkn.go.id hanya dengan menyiapkan nomor peserta seleksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, tidak sedikit pelamar yang gagal menemukan data mereka di sistem dan kebingungan harus berbuat apa. Berikut penjelasan lengkap mengenai penyebab dan solusi jika status NIP PPPK Paruh Waktu tidak muncul di Mola BKN.

Cara Cek NIP PPPK Paruh Waktu di Mola BKN

Langkah pengecekan NIP di Mola BKN terbilang mudah, namun tetap perlu ketelitian agar hasilnya akurat. Berikut tata caranya:

  1. Buka situs https://monitoring-siasn.bkn.go.id/.

  2. Klik menu “Pilih Jenis Layanan”.

  3. Untuk PPPK Paruh Waktu, pilih opsi “Penetapan NIP/NI PPPK”.

  4. Tentukan Tahun Periode 2025.

  5. Masukkan Nomor Peserta dengan benar.

  6. Klik “Monitor Usulan” untuk melihat status.

Jika data Anda sudah masuk dalam daftar usulan BKN, sistem akan menampilkan status pengajuan NIP. Namun jika muncul pesan “usulan anda tidak ditemukan”, maka ada beberapa kemungkinan penyebabnya.

Penyebab NIP PPPK Paruh Waktu Tidak Ditemukan di Mola BKN

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa faktor umum yang menyebabkan data tidak muncul di Mola BKN antara lain:

  1. Peserta belum masuk dalam usulan PPPK Paruh Waktu dari instansi.

  2. Data yang dimasukkan salah, seperti jenis layanan, tahun periode, atau nomor peserta.

  3. Instansi tempat bekerja belum mengajukan usulan NIP ke BKN pusat.

  4. Usulan NIP PPPK Paruh Waktu masih dalam tahap verifikasi oleh BKN dan belum diunggah ke sistem.

  5. Server Mola BKN sedang padat, terutama pada jam-jam sibuk ketika banyak peserta melakukan pengecekan secara bersamaan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral