News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korban Ancaman Teror Bom Bertambah, Tidak Hanya 2 Sekolah, Polisi Beberkan Motifnya

Korban ancaman teror bom bertambah hari ini, pada Rabu (8/10/2025). Sebelumnya, hanya dua sekolah. Saat ini bertambah satu, dan menjadi tiga sekolah
Rabu, 8 Oktober 2025 - 12:58 WIB
Korban Ancaman Teror Bom Bertambah, Tidak Hanya 2 Sekolah, Polisi Beberkan Motifnya
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com -  Korban ancaman teror bom bertambah hari ini, pada Rabu (8/10/2025). Sebelumnya, hanya dua sekolah yang dapat ancaman terror bom. Saat ini bertambah satu, dan menjadi tiga sekolah yang mendapat ancaman terror bom melelui pesan WhatsApp dan surat elektronik (e-mail).

Sebelumnya, dua sekolah seperti  Jakarta Nanyang School dan Mentari Intercultural School. Kedua sekolah tersebut diancam orang tak dikenal pada Selasa (7/10/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menyikapi ancaman itu, Unit Jibom Gegana Brimob Polda Metro Jaya langsung turun ke lapangan. Anggota Jibom lalu menyisir lokasi dan melakukan sterilisasi.

Beruntungnya, tidak ada ditemukan bom. Namun, pada hari Rabu (8/10/2025) terjadi Kembali ancaman teror bom di sekolah Internasional North Jakarta Intercultural School (NJIS) Kelapa Gading, Jakarta Utara, melalui WhatsApp dengan nomor Nigeria.

Sontak, hal ini menyedot perhatian hingga komentar publik terkait insiden itu.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Seto Handoko mengatakan bahwa motif pelaku teror tersebut untuk meminta uang tebusan puluhan ribu dolar AS ditransfer ke kripto. Akan tetapi, sampai saat ini pihaknya masih mendalami motif sebenarnya.

"Minta uangnya lewat kripto nilainya sekitar 30.000 dolar AS. Mereka minta transfer lewat kripto ke salah satu wallet address. Nah, dari pihak kepolisian berkoordinasi dengan pihak kripto," jelas Kompol Seto kepada wartawan, Rabu (8/10/2025). 

Jika dikonversi ke rupiah, uang tebusan tersebut berkisar Rp498 juta.

Aparat kepolisian kemudian berkoordinasi dengan Mohammad Naufal Alvira selaku Vice Chairman of Crypto Asset. Kemudian dilakukan pengecekan terhadap seluruh Crypto Exchange terdaftar di Indonesia

Total 30 Exchange yang terdaftar di Indonesia.

Kapolsek menerangkan langsung memeriksa sejumlah kripto di antaranya Tokocrypto, Reku, Mobee, Bitwewe, Samuel, ⁠Upbit, BTSE Indonesia, ⁠Floq, Nobi, dan Nanovest.

"Hasil koordinasi dan pengecekan wallet address yang dimaksud tidak ditemukan/wallet address tersebut tidak valid sehingga hasil tidak ditemukan / tidak ada pada crypto exchange local (yang ada di Indonesia)," jelasnya.

Selain itu untuk diketahui, dalam insiden itu, Tim Jibom Gegana Polda Metro Jaya langsung melakukan penyisiran di TKP ancaman teror bom.

Proses penyisiran selama 15 menit di seluruh area sekolah. Hasil dari pengecekan di lokasi, tidak ditemukan bahan peledak.

Teror tersebut diterima oleh pihak sekolah pada dini hari tadi. Tim Jibom Polda Metro Jaya juga telah melakukan sterilisasi di North Jakarta Intercultural School (NJIS), Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Pada sekitar pukul 00.15 WIB dilakukan pengecekan sementara di bagian lantai dasar dan bagian luar sekitar sekolah NJIS dipimpin Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading AKP Kiki Tanlim didampingi pihak keamanan sekolah NJIS.

Pada pukul 00.30 WIB kegiatan cek TKP teror bom dinyatakan selesai.

Sebelumnya diberitakan, Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor Ingkiriwang mengatakan polisi masih mendalami motif dan identitas pelaku pengirim ancaman.

“Langkah-langkah penyelidikan sedang berjalan. Tidak ditemukan adanya bahan peledak atau bom sesuai informasi yang diterima,” kata Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor Ingkiriwang di Mentari Intercultural School, Pondok Aren, Tangsel, Selasa (7/10/2025).

Victor menjelaskan, proses sterilisasi berjalan dengan lancar dan seluruh area sekolah dipastikan dalam kondisi aman. Hingga pemeriksaan selesai, tidak ada benda mencurigakan yang ditemukan di dua lokasi.

“Kami menghimbau orangtua dan siswa untuk tidak panik. Proses belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa,” lanjutnya.

“Kami menghimbau kepada para orang tua, siswa, dan pihak sekolah agar tidak panik. Seluruh proses sterilisasi dilakukan dengan standar keamanan yang tinggi. Jika ada informasi atau dugaan ancaman, segera laporkan ke Kepolisian melalui hotline 110 atau kantor polisi terdekat,” pungkasnya. 

Pelaku meminta uang tebusan sebesar 30.000 dolar AS atau setara Rp497,7 juta kepada pihak sekolah yang menjadi sasarannya.

Dalam pesan ancaman itu, pelaku mengaku telah memasang bom di lingkungan sekolah dan memberi waktu 45 menit bagi pihak sekolah untuk mengirimkan uang ke alamat bitcoin yang disebutkan.

“Pesan ini untuk semua orang, kami telah memasang bom di sekolah kalian. Bom tersebut akan meledak dalam 45 menit. Bila kamu tidak membayar kami 30.000 dolar AS ke alamat bitcoin kami,” tulis pelaku dalam pesan ancamannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku, yang menggunakan nomor berkode +234, juga menegaskan bahwa bom akan segera diledakkan jika pihak sekolah melapor ke polisi.

"Jika kamu tidak mengirimkan uang tersebut, kami akan segera meledakkan perangkat itu. Laporkan ke polisi, kami akan meledakkannya di tempat itu,” lanjut pesan tersebut. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya