News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Singgung Pesan Prabowo, Anggota DPRD Jabar Ingatkan Generasi Muda dalam Menjaga Nilai-nilai Pancasila

Anggota Komisi 1 DPRD Jabar, Syahrir sebut Hari Kesaktian Pancasila bisa dimaknai sebagai harapan agar Pancasila yang mana menjadi ideologi negara mampu merekatkan bangsa Indonesia
Rabu, 1 Oktober 2025 - 14:38 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto berdoa di sumur maut Lubang Buaya, Rabu (1/10/2025)
Sumber :
  • Tangkapan layar

Bandung, tvOnenews.com - Anggota Komisi 1 DPRD Jabar, Syahrir sebut Hari Kesaktian Pancasila bisa dimaknai sebagai harapan agar Pancasila yang mana menjadi ideologi negara mampu merekatkan bangsa Indonesia yang beragam baik suku, budaya, etnis, agama, budaya, dan bahasa di tanah air.

Syahrir pun berharap Pancasila bisa menjadi perekat bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan dan ancaman bangsa yang tujuannya untuk melemahkan sampai menggantikan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, seperti ekstremisme, radikalisme, hingga separatisme.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya yakin, dengan Pancasila sebagai perekat bangsa, maka mampu mengantarkan bangsa Indonesia menuju Indonesia Raya, sebuah kondisi masyarakat Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Makna ini juga menyiratkan optimisme dalam meraih masa depan dan cita-cita bangsa Indonesia yang sejahtera di tanah airnya sendiri yang kaya," katanya, Rabu (1/10/2025).

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Gerindra Syahrir
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Gerindra Syahrir
Sumber :
  • Istimewa

 

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, kata Syahrir bukan hanya seremonial, melainkan momentum penting mengingat sejarah dan memperkuat persatuan bangsa Indonesia.

"Seperti mengenang peristiwa sejarah G30S/PKI yang menjadi latarbelakang hari kesaktian Pancasila, meneguhkan ideologi Pancasila sebagai dasar negara yang kokoh, menguatkan semangat kebersamaan dalam keberagaman, dan memberikan teladan bagi generasi muda untuk setia pada nilai-nilai Pancasila," katanya.

Menurutnya, di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, melalui ideologi Pancasila, yakni menguatkan ideologi Pancasila sebagai fondasi negara, Pancasila harus terus dijaga dan dipertahankan agar tetap relevan dalam menghadapi tantangan global.

"Kemudian meningkatkan kesadaran nasional, sehingga hari kesaktian Pancasila menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran nasional dan memperkuat identitas bangsa, membangun Indonesia Raya, mengutamakan persatuan dan kesatuan, serta mengembangkan ekonomi yang berkelanjutan, dan meningkatkan kualitas pendidikan," ujarnya.

Syahrir pun menilai era pemerintahan Prabowo-Gibran, berkomitmen terhadap Pancasila sebagai ideologi negara tetap menjadi prioritas utama. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Prabowo telah menunjukkan komitmennya terhadap nilai-nilai Pancasila dalam berbagai kesempatan, seperti dalam amanatnya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat persatuan dalam kebhinekaan yang menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia.

"Pak Presiden memberikan pesan tegas dan penuh makna dalam peringatan hari lahir Pancasila, serta mengingatkan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan relevan di tengah tantangan zaman. Pancasila tidak cukup hanya dihafalkan, tetapi harus dihayati secara mendalam. Ideologi bangsa ini mesti menjadi cahaya dan pedoman yang membimbing langkah generasi muda menuju masa depan," ucapnya.(*)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral