News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tudingan pada George Soros Biayai Aksi Demo Rusuh di Indonesia, Turut Singgung NED hingga Rockefeller

Dugaan ini diungkap analis geopolitik dan hubungan internasional, Angelo Giuliano, dalam wawancaranya pada media Rusia, Sputnik.
Selasa, 30 September 2025 - 20:55 WIB
Mahasiswa Demo Ricuh di Depan Balai Kota DKI Jakarta
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com – Nama taipan global George Soros kembali menjadi sorotan setelah muncul tudingan bahwa dirinya berada di balik pembiayaan aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan di Indonesia

Dugaan ini diungkap analis geopolitik dan hubungan internasional, Angelo Giuliano, dalam wawancaranya pada media Rusia, Sputnik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Giuliano, George Soros diduga menyalurkan dana melalui organisasi nirlaba miliknya, Open Society Foundations (OSF), yang disebut-sebut telah menyalurkan lebih dari 8 miliar dolar AS sejak 1990-an ke berbagai negara. Di Indonesia, salah satu organisasi yang disebut-sebut mendapat dukungan adalah TIFA Foundation.

“Open Society Foundations milik George Soros sudah beroperasi sejak 1990-an dengan membiayai miliaran dolar AS secara global. OSF juga mendukung sejumlah kelompok termasuk TIFA, yang diduga turut berkontribusi dalam dinamika sosial politik di Indonesia,” ujar Giuliano dilansir dari laman Sputnik, Selasa (30/9/2025).

Tak hanya itu, OSF melalui perwakilannya di Indonesia, Yayasan Kurawal, juga diketahui meluncurkan program Dana Cepat Tanggap Darurat (DCTD). 

Program ini ditujukan untuk mendukung organisasi masyarakat sipil dalam menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tidak demokratis. Namun belum ada konfirmasi soal keterkaitan aliran dana tersebut. 

Nama lembaga lain yang ikut disorot adalah National Endowment for Democracy (NED), organisasi asal Amerika Serikat yang telah aktif mendanai sejumlah media dan organisasi di Indonesia sejak dekade 1990-an.

Diketahui, NED berdiri sejak 1983 berdasarkan undang-undang Kongres AS dan berfokus pada pemberian hibah untuk memperkuat nilai-nilai demokrasi di lebih dari 60 negara. 

Dukungan disalurkan melalui empat institusi utama: Center for International Private Enterprise, International Republican Institute, National Democratic Institute, dan Solidarity Center.

Isu adanya dugaan campur tangan asing dalam sejumlah unjuk rasa di Indonesia juga pernah disampaikan oleh mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengindikasikan bahwa aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di kompleks DPR RI pada 25 dan 28 Agustus 2025, tidak murni digerakkan oleh faktor internal.

“Pada waktunya saya bisa sampaikan namanya yang main. Itu dari sana,” ujar Hendropriyono saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT