News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ribuan Siswa Keracunan MBG, Ombudsman RI Meminta untuk Mewaspadai Potensi Gangguan Penghambat Program

Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika menyoroti soal rentetan kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi kepada siswa di berbagai wilayah.
Selasa, 30 September 2025 - 20:43 WIB
Ribuan Siswa Keracunan MBG, Ombudsman RI Meminta untuk Mewaspadai Potensi Gangguan Penghambat Program
Sumber :
  • tvOnenews - Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika menyoroti soal rentetan kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi kepada siswa di berbagai wilayah.

Yeka mengungkapkan, bahwa rentetan kasus keracunan tersebut merupakan sinyal peringatan untuk terus memperketat pengawasan olahan mutu hingga pendistribusian MBG sampai ke sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga meminta agar mewaspadai akan terjadinya gangguan dari luar yang dapat menghambat kesuksesan dari program MBG tersebut.

"Kita juga tidak boleh menutup mata terhadap kemungkinan adanya gangguan yang menghambat program ini," katanya saat konferensi pers penyampaian hasil kajian cepat pencegahan maladministrasi dalam penyelenggaraan MBG melalui daring, Selasa (30/9).

Meski demikian, Yeka mengungkapkan, bahwa kasus keracunan yang terjadi saat ini merupakan alarm agar pemerintah untuk terus meningkatkan pengawasan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

"Setiap peristiwa harus dimaknai sebagai alarm kolektif, setiap anak terdapat adalah pengingat bahwa negara berkewajiban memperbaiki tata kelola agar kejadian serupa tidak terulang," ungkapnya.

Sekedar informasi, gelombang insiden keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kian mengkhawatirkan.

Data Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat, sepanjang Januari–September 2025 terjadi 70 insiden keamanan pangan, termasuk keracunan, dengan total 5.914 penerima manfaat terdampak.

Terbaru, lebih dari seribu siswa di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, keracunan usai menyantap makanan tersebut.

Hal ini membuat Presiden Prabowo Subianto langsung merespons serius dengan menggelar rapat terbatas hanya beberapa jam setelah tiba di Tanah Air pada Sabtu (27/9/2025) malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi terus terang berkenaan dengan masalah MBG sejak kemarin beliau mendarat di Halim, beliau memanggil beberapa menteri khusus berkenaan dengan MBG, di BGN, kemudian juga beliau langsung memberikan petunjuk-petunjuk terhadap perbaikannya sehingga hari ini dipimpin oleh Menko Pangan mengadakan rapat di Kementerian Kesehatan untuk tadi bahwa paling utama adalah keselamatan anak-anak kita," ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi kepada wartawan, di Jakarta Selatan, dikutip Senin (29/9/2025).

Prasetyo menegaskan, Presiden memberi arahan yang bersifat teknis dan detail, mulai dari kedisiplinan prosedur, standar kebersihan, hingga kualitas air yang digunakan dapur MBG. Temuan awal pemeriksaan sampel makanan menunjukkan bakteri sebagai salah satu penyebab utama kasus keracunan. (aha/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral