News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polri Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Perusuh: 959 Tersangka Dibekuk, Ratusan Anak Terlibat

Bareskrim Polri menegaskan tak akan memberi ruang bagi siapa pun yang terlibat dalam aksi kerusuhan yang mengguncang berbagai daerah pada 25 - 31 Agustus
Rabu, 24 September 2025 - 18:20 WIB
Polri Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Perusuh: 959 Tersangka Dibekuk, Ratusan Anak Terlibat
Sumber :
  • tvOnenews - Julio

Jakarta, tvOnenews.comBareskrim Polri menegaskan tak akan memberi ruang bagi siapa pun yang terlibat dalam aksi kerusuhan yang mengguncang berbagai daerah pada 25 - 31 Agustus 2025 lalu.

Kabareskrim Polri, Komjen Syahar Diantono, memastikan penegakan hukum hanya menyasar pelaku kerusuhan, bukan masyarakat yang sekadar menyampaikan pendapat secara damai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sekali lagi kami tegaskan, penegakan hukum dilakukan terhadap pelaku kerusuhan, bukan terhadap warga yang berdemo sesuai aturan,” kata Komjen Syahar dalam konferensi pers di Mabes Polri, Rabu (24/9).

Syahar mengungkap, hingga kini Polri telah menangani 246 laporan polisi yang tersebar di 15 Polda dan Mabes Polri. Dari serangkaian penyidikan itu, total 959 orang ditetapkan sebagai tersangka— terdiri dari 664 dewasa dan 295 anak.

“Para tersangka dijerat pasal berlapis mulai dari penghasutan, penganiayaan, pembakaran, perusakan, penjarahan, hingga ujaran kebencian berbasis SARA dan penyalahgunaan media sosial,” tegas Syahar.

Kasus menonjol pun bermunculan, termasuk aksi pembakaran, penjarahan rumah pejabat, perusakan fasilitas publik hingga serangan bom molotov terhadap aparat.

Di Polda Metro Jaya saja, tercatat 200 tersangka dewasa dan 32 anak yang kini dalam proses hukum, termasuk kelompok yang menjarah rumah sejumlah figur publik.

Bareskrim juga mencatat adanya 295 anak terlibat dalam kerusuhan. Dari jumlah itu, 68 anak ditempuh melalui mekanisme diversi, 56 anak berkasnya sudah tahap II, sementara 160 anak masih dalam proses pemberkasan.

“Kami menegakkan hukum dengan mempedomani Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak. Perlakuannya berbeda, tetapi prinsipnya tetap: pelaku kerusuhan harus bertanggung jawab,” jelas Syahar.

Barang bukti yang disita polisi pun tak main-main, mulai dari bom molotov, senjata tajam, hingga rekaman provokasi di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Syahar menegaskan Polri akan terus memburu aktor intelektual dan provokator di balik gelombang kerusuhan itu.

“Siapa pun yang terbukti cukup bukti, akan ditindak tegas tanpa pandang bulu. Polri berkomitmen menjaga hukum dan memastikan keamanan nasional tetap kondusif,” pungkasnya. (rpi/aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT