News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kunjungi Perkebunan Tebu di Merauke, Mentrans Lakukan Win-win Solution Terkait Transmigran dan PT Global Papua Abadi

Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara tinjau perkebunan tebu PT Global Papua Abadi di Sarmayam Indah, Distrik Tanah Miring, Merauke, Papua Selatan
Minggu, 21 September 2025 - 19:15 WIB
Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews.com

Merauke, tvOnenews.com - Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara meninjau perkebunan tebu PT Global Papua Abadi di Sarmayam Indah, Distrik Tanah Miring, Merauke, Papua Selatan, Minggu (21/9).

Dalam kesempatan tersebut Iftitah mencoba melakukan panen tersebut menggunakan kendaraan sugar cane harvester.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia duduk tepat disebelah operator. Sementara Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze turut mendampingi di dalam mobil traktor.

Iftitah mengungkapkan, bahwa kunjungannya itu untuk melakukan dialog dengan Direksi PT Global Papua Abadi untuk mencari solusi antara pengusaha dan transmigran.

Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara
Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews.com

 

"Yang mana lokasi ini itu berdekatan dengan kawasan transmigrasi. Ada keperluan untuk pengembangan lahan dan usaha tebu ini dan nanti akan bekerja sama dengan para transmigran," katanya.

Mentrans mengaku, bahwa pihaknya telah mendapatkan masukan dari para transmigran bahwa mereka tidak ingin adanya investor yang masuk wilayahnya.

Namun di sisi lain, transmigran ini memerlukan penghasilan dari tempat tinggal mereka. Sehingga pihaknya mencar jalan tengah untuk mengatasi hal tersebut.

"Makanya kami sampaikan ke para investor, kami sampaikan bahwa mungkin dihindari sewa lahan, kalau perlu kita buat saja semacam kerjasama profit sharing antara lahan yang dijadikan kepemilikan bersama, lahan yang dimiliki oleh transmigran, kemudian nanti bekerjasama dengan PT Global Papua Abadi," jelasnya.

Dengan kunjungan ini diharapkan, pengusaha mampu menyerap tenaga kerja yang berasal dari transmigran untuk bekerja di tempat perkebunan mereka.

"Kita berharap agar para transmigran ini, termasuk masyarakat setempat, itu terserap oleh lapangan kerja yang disediakan oleh PT Global Papua Abadi," tandasnya. (aha/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT