News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Perjalanan Karier Krishna Murti di Kepolisian, Kariernya Mentereng, tapi kini Tersandung Kabar Tak Sedap, Diduga Terlibat Skandal Perselingkuhan

Pria bernama Krishna Murti ini lahir di Ambon, merupakan Perwira muda Polri yang memiliki segudang pengalaman dan prestasi.
Jumat, 19 September 2025 - 13:28 WIB
Kisah Perjalanan Karier Krishna Murti di Kepolisian, Kariernya Mentereng, tapi kini Tersandung Kabar Tak Sedap, Diduga Terlibat Skandal Perselingkuhan
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/tangkapan layar youtube kompas.com

Jakarta, tvOnenews.com- Siapa yang tak mengenal Krishna Murti. Perwira tinggi Polri yang sejak mudanya sudah menjalankan banyak misi menantang dan berbahaya.

Irjen Krishna Murti namanya tengah santer menjadi perhatian publik, karena diduga tersandung isu perselingkuhan. Diketahui, saat ini menjabat sebagai Kadivhubinter Polri sejak Oktober 2022 hingga Agustus 2025. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah Perjalanan Karier Krishna Murti di Kepolisian, Kariernya Mentereng, tapi kini Tersandung Kabar Tak Sedap, Diduga Terlibat Skandal Perselingkuhan
Kisah Perjalanan Karier Krishna Murti di Kepolisian, Kariernya Mentereng, tapi kini Tersandung Kabar Tak Sedap, Diduga Terlibat Skandal Perselingkuhan
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/tangkapan layar youtube kompas.com

 

Lantas, siapa Irjen Krishna Murti dan bagaimana perjalanan karirnya? simak penjelasan di bawah ini. 

Pria bernama Krishna Murti lahir di Ambon pada 15 Januari 1970. Ia merupakan Perwira muda Polri yang memiliki segudang pengalaman dan prestasi.

Krishna merupakan lulusan Akademi Polisi (Akpol) pada tahun 1991. Mampu menunjukkan kualitas polisi indonesia dikancah Internasional.

"saya 1991 lulus dari pendidikan dan kemudian saya, bergabung atau diterjunkan pada bagian hubungan antaranegara dalam misi perdamaian, juga berbagai kasus kejahatan," dikutip dari Youtube Kompas.com, Jumat (19/9/2025).

Krishna Murti
Krishna Murti
Sumber :
  • tangkapan layar youtube kompas.com

 

Sementara pada tahun 1996, ia memulai petualangan di negara lain. Tak tanggung-tanggung, Pria yang menyukai hal "kriminal" mendapatkan tugas ke negara konflik, seperti Bosnia dan Serbia.
 
Bahkan dia didaulat sebagai anggota polri yang dinas di jajaran PBB.

"Dalam perjalanan karir, saya pernah ditempatkan di negara-negara yang rawan kejahatan sampai perang diantaranya ada Slovenia, Bosnia, Croatia, and Serbia dan negara lainnya," jelasnya

Perlu diketahui, jauh sebelum dirinya diangkat sebagai posisi Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri (Divhubinter Polri). Krishna pernah menjabat sebagai Kapolsek Randu Dongkal di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Krishna pun mengungkap kasus pembunuhan dengan cara olah TKP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Juga pernah didaulat sebagai Kanit Reserse Narkoba di Polwitabes Surabaya. Melihat latarbelakang yang berwarna itu, dia pun banyak menangani kasus-kasus peredaran narkoba yang melibatkan warga sipil, polri, hingga tantara. 

Kemudian pada tahun 2000, Krishna menjadi lulusan terbaik PTIK sehingga ia pun mengemban tugas lebih besar lagi. Ia mendapat pangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) sebagai Sekretaris Pribadi Kapolda Metro Jaya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral