News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ultimatum Purbaya: Anggaran Kementerian Tak Terpakai Akan Disapu Bersih, Dialihkan ke Rakyat!

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ancam tarik kembali anggaran kementerian yang tak terpakai akhir 2025. Uang akan dialihkan langsung untuk rakyat.
Rabu, 17 September 2025 - 08:42 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengeluarkan peringatan keras bagi seluruh kementerian dan lembaga (K/L). Ia menegaskan, anggaran negara yang tidak dibelanjakan hingga akhir tahun akan langsung ditarik kembali dan dialihkan untuk program-program yang manfaatnya bisa dirasakan rakyat secara cepat.

Pernyataan tegas ini disampaikan Purbaya usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (16/9). Ia bahkan sudah meminta restu langsung dari Presiden untuk menjalankan langkah berani tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya akan kasih waktu sampai akhir bulan Oktober. Kalau mereka pikir nggak bisa belanja sampai akhir tahun, kita ambil uangnya. Saya nggak mau uang nganggur. Uang akan kita sebarkan ke program-program yang langsung siap dan bertambah ke rakyat,” tegas Purbaya.

Oktober Jadi Bulan Penentuan

Tak hanya mengancam, Purbaya juga memastikan dirinya akan berkeliling ke kementerian besar mulai bulan Oktober mendatang. Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung sejauh mana penyerapan anggaran di lapangan.

Menurutnya, bila ada indikasi anggaran tak terserap optimal, maka tanpa ragu ia akan mengambil alih untuk dialihkan pada proyek yang lebih bermanfaat dan cepat dirasakan masyarakat.

“Bulan depan saya akan mulai beredar di kementerian-kementerian yang besar. Kita akan lihat kinerjanya, kita akan bantu. Tapi kalau memang tidak bisa, ya sudah, uangnya kita tarik kembali,” ujarnya.

Tak Mau Ada Sisa Uang di Akhir Tahun

Purbaya menekankan, praktik lama berupa sisa anggaran berlimpah di penghujung tahun harus dihentikan. Ia menargetkan, pada akhir 2025, seluruh anggaran negara sudah terpakai secara efektif untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya ingin di akhir tahun semua uang bisa dipakai secara efektif. Tidak ada lagi sisa anggaran berlebihan seperti dulu. Uang harus dipakai untuk pembangunan, untuk rakyat,” tegasnya.

Bentuk Tim Khusus

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai langkah percepatan, pemerintah juga membentuk Tim Akselerasi Program Pembangunan. Tim ini terdiri dari jajaran Kementerian Keuangan, Kemenko Perekonomian, serta Kementerian Investasi/BKPM, yang akan mengawal ketat efektivitas belanja negara.

Purbaya optimis, meskipun penyerapan anggaran di triwulan III agak melambat, kondisi akan berbalik mulai Oktober hingga Desember. Ia yakin target pertumbuhan ekonomi tetap bisa tercapai.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral