GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Rentetan Aksi Demo, Jusuf Kalla Singgung Keadilan Rakyat

Wakil Presiden ke 10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) turut mengomentari rentetan aksi demonstrasi yang terjadi beberapa waktu.
Kamis, 11 September 2025 - 20:49 WIB
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla di Jalan Brawijaya Raya, Jakarta Selatan pada Selasa (17/6/2025) sore.
Sumber :
  • Taufik Hidayat/tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Presiden ke 10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) turut mengomentari rentetan aksi demonstrasi yang terjadi beberapa waktu.

JK menilai aksi yang dilakukan oleh mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat itu merupakan sinyal bagi pemerintah untuk lebih meningkatkan kinerja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ditambah, aksi itu pun dilakukan karena masyarakat menginginkan adanya perubahan sehingga kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan langsung mengarah terhadap kesejahteraan rakyat.

"Di demo itu perlu ada perubahan-perubahan. Perlu meningkatkan kesejahteraan rakyat Perlu keadilan, perlu kesejahteraan. Intinya kan di situ," katanya, Kamis (11/9).

JK juga mengungkapkan, rentetan aksi itu pun untuk memberikan dorongan bagi pemerintah untuk bekerja lebih baik serta melaksanakan tugas dengan seadil-adilnya.

"Dengan memberikan dorongan ke masyarakat bekerja dengan baik, bekerja dengan efektif. Para pengusaha bekerja, pemerintah juga melaksanakan dengan adil itu saja sebenarnya," ungkapnya.

Di sisi lain terkait dengan tuntutan 17+8 yang sudah diterima oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) beberapa hari lalu, JK berharap kumpulan aspirasi dari masyarakat itu dapat didengar langsung dan menjadi perhatian serius dari Presiden.

"Ya mudah-mudahan semuanya Pak Presiden sudah memberikan akan menjadi perhatian beliau," tandasnya.

Sekedar informasi, beberapa waktu lalu massa menggelar aksi demontrasi di depan gedung DPR/MPR, Jakarta.

Demo itu telah berlangsung sejak tanggal 25 Agustus. Namun nyatanya, demo pun masih terjadi hingga beberapa hari kedepan.

Aksi ini juga diwarnai dengan kericuhan yang mengakibatkan satu orang tewas dan bahkan beberapa massa melakukan aksi pembakaran sejumlah fasilitas umum.

Tak hanya fasum, kantor Polisi pun menjadi sasaran pembakaran massa kala salah seorang driver ojek online meregang nyawa akibat dilindas kendaraan taktis Brimob.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seiring berjalannya waktu, aksi pun semakin mereda pada tanggal 31 Agustus. Sejumlah aktivia dan influecer turut menyampaikan aspirasi dari masyarakat yang dirangkum dalam tuntutan 17+8.

Tuntutan itu telah diterima langsung oleh anggota DPR RI Andre Rosiade di depan gerbang Pancasila Gedung DPR/MPR. (aha/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral