News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tanggapi 17+8 Tuntutan Rakyat, Belum 24 Jam Jadi Menkeu Sudah Bikin Emosi Warga, Respon Netizen: Over Pede!

Setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa langsung merespon 17+8 tuntutan rakyat kepada awak media. Netizen geram dengan responnya
Senin, 8 September 2025 - 23:56 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa
Sumber :
  • ANTARA

tvOnenews.com - Setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa langsung merespon 17+8 tuntutan rakyat kepada awak media.

Menkeu mengaku belum mempelajari tuntutan 17+8 secara detail, namun Purbaya Yudhi Sadewa menilai bahwa tuntutan tersebut diduga muncul karena kehidupan masyarakat yang kekurangan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya belum belajar itu (tuntutan 17+8), tapi sederhananya begini, itu kan suara sebagian kecil rakyat kita. Kenapa? Mungkin sebagian merasa terganggu, hidupnya masih kurang ya,” ungkap Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers perdananya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (8/9/2025).

tvonenews

Purbaya Yudhi mengatakan bahwa tuntutan masyarakat dalam 17+8 akan lebih efektif bila dijawab melalui kebijakan percepatan pertumbuhan.

Dirinya menyatakan bahwa sebagian tuntutan muncul karena masih adanya kelompok masyarakat yang merasa kehidupannya belum cukup baik.

Untuk itu, ia menciptakan solusi dengan mempercepat pertumbuhan ekonomi ke kisaran 6%-7%.

“Saya ciptakan pertumbuhan ekonomi 6%-7% itu akan hilang dengan otomatis. Mereka akan sibuk cari kerja dan makan enak dibanding mendemo,” ujar Menkeu. 

Ia meyakini, saat strategi tersebut dapat terealisasi, maka tuntutan rakyat akan secara otomatis menghilang.

Bahkan dirinya optimis bila ekonomi nasional tumbuh lebih cepat maka akan membuka lebih banyak lapangan kerja, dan keresahan sosial akan segera mereda.

“Mereka akan sibuk cari kerja dan makan enak, dibandingkan demo,” sambungnya. 

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

 

Mendengar pernyataan tersebut, netizen di media sosial seakan geram dengan respon Menkeu soal 17+8 tuntutan rakyat.

Dalam unggahan pada akun media sosial X milik mantan presenter Kompas TV, Sofie Syarief menyoroti pernyataan Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa tentang 17+8 tuntutan rakyat.

Netizen memberikan respon yang beragam, sebagian besar menyinggung pernyataan Menkeu yang dinilai menganggap enteng.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Belum ada 24 jam jadi Menteri tapi langsung menyulut amarah rakyat. Emang kayaknya syarat utama untuk bisa jadi Menterinya Prabowo itu harus nirempati dan problematik,” ungkap seorang netizen.

“Over pede dan menganggap enteng persoalan pertumbuhan ekonomi yang pelik (di saat korupsi amat subur/penegakan hukum amburadul/tingkat country risk memburuk/ investor dan pasar tidak percaya/capital outflow/ease of doing business tidak menunjukkan tanda perbaikan),” ujar seorang netizen.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral