News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

SGN dan Kementan Perketat Gula Rafinasi, Swasembada Gula Ditargetkan 2027

PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) bersama Direktorat Jenderal Perkebunan RI, Holding Perkebunan Nusantara (PTPN III), serta aparat penegak hukum menggelar rapat koordinasi di Kantor SGN Surabaya
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 27 Agustus 2025 - 12:17 WIB
SGN dan Pemerintah Perketat Pengawasan Gula Rafinasi
Sumber :
  • tim tvOne

Surabaya, tvOnenews.com - Langkah strategis menuju swasembada gula nasional terus digulirkan. PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) bersama Direktorat Jenderal Perkebunan RI, Holding Perkebunan Nusantara (PTPN III), serta aparat penegak hukum menggelar rapat koordinasi di Kantor SGN Surabaya, Senin (25/8).

Forum ini menyoroti tiga isu krusial: penyerapan gula petani, pengawasan peredaran Gula Kristal Rafinasi (GKR), dan percepatan pengembangan kawasan tebu tahun 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Plt. Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Dr. Abdul Roni Angkat, menegaskan pentingnya penertiban distribusi GKR yang tidak sesuai peruntukan.

“Kami ingin penegakan hukum dalam arti nyata. Gula rafinasi seharusnya hanya untuk industri, bukan beredar di pasar konsumsi rumah tangga. Ini menghambat serapan gula petani," ungkap Abdul Roni.

Ia juga menyampaikan bahwa program bongkar ratoon seluas 100 ribu hektar akan menjadi fondasi swasembada gula konsumsi pada 2027, disusul swasembada gula industri pada 2029. Program ini menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditetapkan pemerintah.

Direktur Utama PT SGN, Mahmudi, menyampaikan bahwa penyerapan gula petani telah mulai berjalan melalui kerja sama dengan ID Food dan RNI.

“Alhamdulillah, kemarin sudah mulai cair. Hari ini kami dorong penyerapan sekitar 84 ribu ton gula rakyat di Jawa Timur,” ujarnya 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

SGN juga menyatakan kesiapan penuh mendukung program Kementerian Pertanian, baik dalam penyediaan benih maupun pelaksanaan bongkar ratoon. Dari target nasional 100 ribu hektar, SGN mendapat mandat untuk mengelola lebih dari 45 ribu hektar secara bertahap.

Langkah kolaboratif ini menunjukkan keseriusan pemerintah, BUMN, dan aparat hukum dalam membenahi tata kelola industri gula. Dengan pengawasan distribusi yang lebih ketat dan dukungan nyata bagi petani, Indonesia menapaki jalan menuju kemandirian gula yang berkelanjutan. (gol)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT