News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menko PMK Turun Tangan Atasi Kasus Balita Penuh Cacing, Identifikasi Rumah Tak Layak Huni Raya di Sukabumi

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno pastikan timnya bersama kementerian sudah turun langsung ke lapangan untuk cek kondisi.
Jumat, 22 Agustus 2025 - 16:42 WIB
Menko PMK Pratikno
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah pusat bergerak cepat menyikapi kasus kematian tragis balita bernama Raya di Sukabumi yang tubuhnya dipenuhi cacing.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, memastikan timnya bersama kementerian sudah turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tim kami, saya, eselon I saya, berserta eselon II, ini sudah berkunjung dalam perjalanan ke Sukabumi untuk mengecek di lapangan,” kata Pratikno di JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (22/8/2025).

Ia mengungkapkan laporan yang diterima dari Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, dan jajaran Dirjen Kemenkes untuk mengetahui akar persoalan berada pada kondisi rumah dan lingkungan.

Balita meninggal karena cacingan
Balita meninggal karena cacingan
Sumber :
  • YouTube/tvOneNews

 

“Permasalahannya itu mulai dari kesehatan kebersihan rumah. Di situ tidak ada jamban, tidak ada sanitasi yang baik, tidak ada MCK yang memadai,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, beberapa anggota keluarga korban juga diketahui sakit kronis. “Itu sudah ditangani oleh Kementerian Kesehatan,” tambahnya.

Pratikno menegaskan tim gabungan dari Kemenko PMK, Kemenkes, hingga Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga kini sedang memetakan kebutuhan mendesak bagi keluarga dan warga sekitar.

“Intinya adalah kita mengidentifikasi apa yang bisa dibantu agar keluarga ini, dan pemukiman kawasan ini menjadi jauh lebih sehat,” jelasnya.

Ia menyebut perbaikan dasar yang dibutuhkan meliputi lantai rumah, perbaikan kebocoran, serta fasilitas sanitasi.

“Makanya kita identifikasi apakah kebutuhan mengenai pengerasan lantai, mencegah mengurangi kebocoran kaitannya dengan rumah, termasuk MCK, termasuk jamban keluarga, dan lain-lain,” pungkas Pratikno.

Kasus Raya sebelumnya menyita perhatian publik setelah video medis penanganannya viral di media sosial.

Bocah empat tahun asal Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi itu meninggal dunia dengan kondisi tubuh dipenuhi cacing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video yang diunggah akun Instagram Yayasan Rumah Teduh memperlihatkan tim dokter mengeluarkan cacing hidup dari hidung, mulut, kemaluan, hingga anus korban. Jumlah cacing yang berhasil dikeluarkan diperkirakan mencapai satu kilogram.

Hasil pemeriksaan medis juga menemukan telur cacing sudah bersarang di otaknya. Kondisi ini diduga dipicu lingkungan tempat tinggal Raya yang kotor di bawah rumah panggung orang tuanya, bercampur dengan kandang ayam. (agr/muu)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral