GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Husnan Bey Fananie Deklarasi jadi Calon Ketua Umum PPP

Prof. Dr. KH. Husnan Bey Fananie, MA, secara resmi mendeklarasikan diri sebagai Calon Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan(PPP) untuk periode 2025-2030.
Senin, 18 Agustus 2025 - 20:41 WIB
Husnan Bey Fananie
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Prof. Dr. KH. Husnan Bey Fananie, MA, secara resmi mendeklarasikan diri sebagai Calon Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan(PPP) untuk periode 2025-2030.

Deklarasi ini menjadi langkah strategis untuk menguatkan kembali konsolidasi internal, memperkokoh basis massa, dan membangun kepercayaan publik terhadap PPP sebagai partai yang berkomitmen pada perjuangan umat, persatuan bangsa, serta penguatan demokrasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita harus membangun partai yang bekerja bukan hanya untuk umat dan rakyat. Tapi juga mengayomi rakyat," kata Husnan Senin (18/8/2025).

Cucu pendidiri Pesantren Gontor tersebut juga menambahkan bahwa PPP tidak boleh malu akan eksistensinya di kampung-kampung dan pesantren. 

"PPP harus menyapa Ulama, Kiayi, Ustad, dan pesantren. Dan emang seperti itulah PPP partai yg memiliki ideologi serta umat yg jelas. Jadi jangan malu, karena PPP memang dekat dengan umat di kampung-kampung dan pesantren," katanya.

Husnan juga dengan tegas menyampaikan kesiapannya secara batin untuk menjadi calon Ketua Umum PPP. 

"Saya wakafkan diri saya untuk partai. Ingat! Saya maju dikeadaan partai yg sedang di bawah, yang tidak punya menteri, yang tidak punya anggota dewan di senayan. Maka saya Ikhlas, saya yakin dan saya wakafkan diri saya untuk partai ini," ujar Ketua Umum PARMUSI tersebut.

Husnan juga menambahkan bahwa baginya, mengurus PPP adalah ibadah yang tak ter-elakan. Mantan Duta Besar RI Untuk Azerbaijan tersebut mengungkapkan PPP bagaikan masjid.

"Jika kita di dalam masjid tak ada hal lain yang kita lakukan selain beribadah," ucapnya.

Deklarasi ini turut dihadiri oleh para tokoh senior PPP, kader, simpatisan, serta perwakilan organisasi masyarakat yang memberikan dukungan moral dan politik. Dukungan tersebut menandakan komitmen fusi PPP, sebagai harapan besar agar PPP bangkit dan kembali menjadi partai yang diperhitungkan di tingkat nasional.

Diantara tokoh-tokoh yang hadir. Dr. H. Anwar Sanusi yang yakin akan PPP yang sukses di bawah nahkoda Husnan. 

"Husnan adalah tokoh intelektual yang memiliki kapasitas keagaman, serta kemampuan organisatoris yang cocok dengan ideolgi PPP. Husnan pernah di DPR RI dan di Eksekutif (Duta Besar)," katanya.

Turut hadir juga bersama tokoh senior lainnya yaitu H. Ghazali Abbas Adan. Beliau yakin akan kualitas dan keakaran keummatan dan keagamaan Husnan Bey. 

"Amar ma'ruf Nahyi Munkar yang seharusnya menjadi landasan PPP hari ini, ada di sosok Dinda Husnan. Kedekatannya dengan para Kiayi setidaknya mengambarkan bahwa Husnan mendengarkan nasehat-nasehat dan kegusaran para alim ulama. InshaAllah dengan Husnan PPP bukanlah partai robot yang hanya mendengarkan kekuasaan dan tidak mendengar hati umat," katanya

Anak dari salah satu pendiri PPP H. Rusli Halil turut hadir yaitu H. Irene Rusli Halil yang mewakili Perti. Ditambah cucu dari Pak Anwar Tjokroaminoto yaitu Pak Imam Tjokroaminoto juga ikut serta meramaikan deklarasi Husnan. Diketahui bahwa Bapak. Anwar Tjokroaminoto adalah salah satu pendiri PPP dari Syarikat Islam. Deklarasi tersebut juga dihadiri oleh akademisi. Prof. Dr. TB. Massa Djafar yang ikut menyimak juga terlihat di dalam forum deklarasi tersebut

"Saya mencalonkan diri sebagai Ketua Umum bukan untuk mencari kehormatan pribadi, tetapi untuk mengemban amanah rakyat. Bersama kita akan membangun partai yang kuat, solid, dan terbuka. Partai yang mendengar suara desa, merangkul kota, dan merajut persatuan di tengah keberagaman," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Deklarasi ini menjadi momentum penting bagi PPP dalam menyongsong agenda besar politik nasional, termasuk menghadapi Pemilu mendatang dengan semangat persatuan, kerja kolektif, dan komitmen perjuangan. (ebs)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Ini Kelemahan 3 Calon Lawan Timnas Indonesia FIFA Series 2026

Timnas Indonesia di bawah pelatih anyar John Herdman akan menjamu Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis. Secara teknis, masing-masing tim ...
Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia: Kepincut Kualitas Jay Idzes, Keuntungan Winger Keturunan Solo Bela Garuda, Kekuatan Saint Kitts and Nevis

Top 3 Timnas Indonesia 14 Februari 2026: bek Como berdarah Jakarta buka peluang bela Garuda, Ilias Alhaft kembali masuk radar naturalisasi, dan analisis kekuatan Saint Kitts and Nevis jelang FIFA Series.
Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Fix, Ini 3 Asisten Pelatih Lokal Timnas Indonesia yang Dampingi John Herdman

Nova Arianto disebut menjadi satu dari tiga pelatih lokal yang dipercaya mendampingi John Herdman di Timnas Indonesia. Saat ini, sudah ada tiga nama yang resmi
Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,

Trending

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, Alasan Utama Polda Sulawesi Selatan Cabut Status Tersangka Eks Calon Wali Kota Palopo Putri Dakka

Terungkap, alasan utama Ditreskrimum Polda Sulawesi Selatan cabut status tersangka eks calon Wali Kota Palopo, Putriana Hamda Dakka alias Putri Dakka terkait
Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

Negara Dirugikan Rp285 T, Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Minyak Mentah

JPU dari Kejaksaan Agung, Feraldy Abraham Harahap mengatakan, Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023, Riva Siahaan, dituntut 14 tahun penjara,
Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Perkuat Kemenagan Pemilu 2029, Bahlil Kukuhkan Akademi Partai Golkar

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia menghadiri acara Pengukuhan Akademi Partai Golkar dan Sarasehan Perkaderan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Punya Darah Jakarta, Gelandang Madura United Jordy Wehrmann Siap Dinaturalisasi, Ingin Bela Timnas Indonesia

Madura United menyambut positif rencana naturalisasi gelandangnya Jordy Wehrmann. Pelatih Madura United Carlos Parreira mengaku menantikan proses tersebut dan -
Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs meminta kasus tuduhan ijazah Jokowi dihentikan usai mendapatkan masukan dari eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama potensial dari Eropa, yakni Lyfe Oldenstam, bek Como Primavera (U-19) yang punya garis keturunan Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT