News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tujuh Kawanan Copet yang Beraksi di Konser The Sounds Project Ancol Diringkus, Begini Modusnya...

Sebanyak 7 kawanan coper yang beraksi di gelaran konser The Sounds Project (TSP) di Ancol, Jakarta Utara, akhirnya diringkus polisi, mereka beraksi saat konser.
Senin, 18 Agustus 2025 - 15:47 WIB
Ilustrasi copet.
Sumber :
  • viva.co.id

Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak 7 kawanan copet yang beraksi di gelaran konser The Sounds Project (TSP) di Ancol, Jakarta Utara, akhirnya diringkus polisi.

Polsek Pademangan mengungkap, aksi pencopetan terjadi selama konser TSP berlangsung yakni pada 8-10 Agustus 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam operasi tersebut, tujuh orang pelaku diamankan. Ketujuh pelaku itu berasal dari tiga kelompok berbeda dan beraksi secara terorganisir di tengah kerumunan penonton.

Kanit Reskrim Polsek Pademangan AKP Ikhsan Muhaiyin menjelaskan, penangkapan dilakukan di tempat dan waktu berbeda selama tiga hari konser berlangsung.

"Pencopetan pada acara Sounds Project yang digelar di Ancol pada tanggal 8 sampai 10 Agustus 2025. Ketiga kelompok ini bermain secara tim, secara terpisah, dan kita lakukan penangkapan secara tempat dan waktu yang berbeda pula," ungkap Ikhsan, Senin (18/8).

Ikhsan menjelaskan, kelompok pertama terdiri atas tiga orang berinisial DH, AG, dan HA.

Kelompok kedua terdiri dari AF dan HY, sedangkan kelompok ketiga beranggotakan RS dan AA.

Ketujuh pelaku beraksi dalam formasi tim, di mana satu bertindak sebagai eksekutor pencopetan dan yang lain sebagai penerima barang curian.

"Mereka secara berkelompok, lebih dari satu orang, karena ada yang berlaku sebagai eksekutor langsung dan penerima HP setelah dilakukan pencopetan," jelas Ikhsan.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa sejumlah ponsel pintar seperti iPhone X, iPhone XR, iPhone 15, dan iPhone 16 Pro Max.

"Untuk korbannya sendiri, tersebar di berbagai wilayah Jabodetabek," ujarnya.

Lebih jauh, Ikhsan menjelaskan, modus para pelaku adalah menyamar sebagai penonton konser dengan membeli tiket dan mengenakan pakaian seperti penonton pada umumnya.

Mereka memanfaatkan kerumunan di enam panggung konser untuk melakukan pencopetan, terutama saat kondisi penonton berdesakan.

"Pelaku akan memantau situasi yang ramai, mereka akan berdesakan di situ dan mengambil handphone tersebut entah dari saku celana atau dari tas korban," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi menjerat para pelaku dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, yang diancam dengan hukuman penjara hingga tujuh tahun.

Saat disinggung mengenai rekam jejak para pelaku, Ikhsan menyatakan bahwa mereka bukan warga Pademangan dan baru pertama kali melakukan aksi tersebut berdasarkan pengakuan awal.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral