News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Markas GRIB Jaya-Diskotek Marcopolo Dibongkar Bobby Nasution karena Jadi Sarang Narkoba, Anak Buah Hercules: Diskotek Mana yang Tak Jadi Tempat Narkoba?

Bobby Nasution membongkar markas ormas anak buah Hercules, GRIB Jaya yang juga menjadi Diskotek Marcopolo di Deli Serdang, lantaran diduga jadi tempat narkoba.
Senin, 18 Agustus 2025 - 13:55 WIB
Konferensi pers GRIB Jaya
Sumber :
  • YouTube GRIB TV

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Bobby Nasution membongkar markas ormas anak buah Hercules, GRIB Jaya yang juga menjadi Diskotek Marcopolo di Deli Serdang, lantaran diduga jadi tempat peredaran narkoba.

Pembongkaran terhadap markas anak buah Hercules GRIB Jaya itu dilakukan Pemprov Sumut pada Kamis (14/8/2025) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekretaris Jendera (Sekjen) GRIB Jaya Zulfikar mengungkapkan pihaknya menyesali keputusan Bobby Nasution tersebut.

"Kami dewan pimpinan pusat sangat menyesali dan menyayangkan sikap arogansi yang ditunjukkan oleh pemerintah Provinsi Sumatra Utara, dalam hal ini Gubernur Sumatra Utara yang tidak memberikan ruang bagi kami masyarakat dan juga bagi kami selaku organisasi yang resmi," kata Zulfikar, dalam konferensi pers, dikutip Senin (18/8/2025).

Menurut tangan kanan Hercules ini, Bobby terkesan tebang pilih dalam melakukan penggusuran tempat hiburan malam.

Sebab, menurutnya Diskotek Marcopolo adalah tempat hiburan malam yang umum ada di Medan ataupun di Sumatra Utara. 

"Terkait Diskotek Marcopolo adalah sebuah tempat hiburan yang umum pada umumnya ada di Provinsi Sumatra Utara, terutama di Kota Medan," kata dia.

Bahkan, ia secara tak langsung mengakui bahwa peredaran narkoba adalah hal yang umum terjadi di tempat hiburan malam.

"Diskotek mana yang tidak menjadi sarang pengguna narkoba untuk melampiaskan hajatnya? Kami merasa semua diskotek di republik ini adalah tempat orang-orang pemakai narkoba melampiaskan hajatnya di situ," katanya menambahkan.

Oleh karenanya, ia meminta agar semua diskotek yang menjadi tempat peredaran narkoba juga turut dibongkar.

Jika tidak, Zulfikar menegaskan GRIB Jaya akan melakukan aksi demo di semua tempat hiburan malam.

"Anda juga harus menutup semua diskotek yang ada di Provinsi Sumut. Jika tidak, kami akan melakukan upaya-upaya turun ke jalan, demonstrasi. Kami akan demonstrasi ke seluruh diskotek yang menjadi tempat pemakaian narkoba, kami akan demonstrasi ke semua bangunan-bangunan yang menyalahi aturan," tuturnya. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral