News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Ungkap Modus Komplotan Copet Spesialis Konser Musik di Jakarta

Jajaran Reskrim Polsek Pademangan Jakarta Utara meringkus tiga komplotan pencopet yang kerap beraksi saat konser musik.
Jumat, 15 Agustus 2025 - 21:22 WIB
Ilustrasi pencopetan.
Sumber :
  • viva.co.id

Jakarta, tvOnenews.com - Jajaran Reskrim Polsek Pademangan Jakarta Utara meringkus tiga komplotan pencopet yang kerap beraksi saat konser musik.

Kanit Reskrim Polsek Pademangan, AKP Ikhsan Muhaiyin mengatakan, dari tiga komplotan, sebanyak tujuh pelaku ditangkap polisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami meringkus tujuh pelaku dari tiga komplotan copet spesialis konser saat konser Sound Project di kawasan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara," kata AKP Ikhsan Muhaiyin dalam keterangannya, Jumat (15/8).

Menurut dia, ketujuh pelaku berasal dari tiga kelompok berbeda, kelompok copet pertama diketahui berinisial DH, AG, dan HA. Kemudian, untuk kelompok kedua berinisial AF dan HY dan kelompok copet ketiga berinisial RS dan AA.

"Ketiga kelompok ini mereka bermain secara tim, secara terpisah dan kita lakukan penangkapan secara tempat dan waktu yang berbeda pula," ujarnya.

Dalam aksinya, para pelaku menyebar keenam panggung yang ada di konser tersebut untuk memantau situasi dan para korbannya.

Kemudian, para pelaku akan memantau situasi yang ramai dan mereka berdesakan lalu mengambil telepon seluler (ponsel) tersebut dari saku celana atau dari tas korban.

Adapun penangkapan ketiga komplotan spesialis copet setelah polisi menyamar sebagai pengunjung konser. 

"Jadi, gerak-gerik mereka kita amati, kemudian saat mereka mencopet langsung kita tangkap di lokasi. Ditemukan barang bukti sejumlah telepon seluler milik korban," ujar Ikhsan.

Kini ketujuh pelaku digelandang ke Mapolsek Pademangan. Sementara, korban pemilik iphone yang dicopet sudah membuat laporan secara resmi di Polsek Pademangan.

"Korban sudah membuat laporan ke Polsek Pademangan. Korbannya sendiri tersebar di Jabodetabek, ada yang di Bogor, di wilayah Jakarta lainnya," ujarnya.

Berdasarkan pengakuan pelaku, modus aksi pencopetan yang dilakukannya dengan cara masuk membeli tiket seolah menjadi pengunjung konser.

"Jadi mereka modal dulu membeli tiket dan berpakaian layaknya orang yang akan menonton konser," ujarnya.

Adapun barang bukti handphone yang disita dari tangan para pelaku, yakni Iphone 10, Iphone XR, Iphone 15 dan Iphone 16 Promax. Atas perbuatannya, ketujuh pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara. (ant/dpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT