News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pedagang Beras Tradisional Kebanjiran Pembeli Imbas Ramai Kasus Beras Oplosan, Berkat Kesigapan Mentan

Pedagang beras di pasar-pasar tradisional kebanjiran pembeli imbas adanya kasus pengoplosan beras premium dan pemalsuan mutu beras yang kini tengah jadi sorotan publik.
Selasa, 5 Agustus 2025 - 18:13 WIB
Ilustrasi beras.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pedagang beras di pasar-pasar tradisional kebanjiran pembeli imbas adanya kasus pengoplosan beras premium dan pemalsuan mutu beras yang kini tengah jadi sorotan publik.

Warga kini sudah banyak yang beralih membeli beras secara langsung di pasar tradisional agar bisa langsung memeriksa kualitas beras.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sekarang saya justru kebanjiran pembeli. Konsumen yang dulu langganan beli beras merek-merek seperti Sania milik Wilmar, atau merek lain yang belakangan bermasalah, sekarang malah beralih belanja ke pedagang tradisional seperti saya," kata Yanto, salah satu pedagang beras di Pasar Rumpu, Senin (4/8).

"Kalau beli di pasar, berasnya bisa langsung dilihat, bagus atau enggak kelihatan jelas. Kalau di ritel, ya kayak beli beras dalam karung, enggak tahu isinya seperti apa," tambahnya.

Pedagang lainnya, Rahmat membenarkan adanya peningkatan permintaan beras langsung ke pasar tradisional.

"Sekarang justru saya untung. Banyak pembeli yang biasanya belanja di ritel, sekarang datang ke saya. Mereka bisa lihat langsung kondisi berasnya, jadi merasa lebih yakin," ujarnya.

Terkait hal itu, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), Yadi Sofyan Noor mengatakan, meningkatnya minat masyarakat terhadap pasar tradisional dan penggilingan beras merupakan tren yang positif dan membangun.

"Masyarakat sekarang memang cenderung suka beli langsung di pasar tradisional, bahkan ke penggilingan. Karena kan varietas beras beda-beda. Bahkan ada yang beli gabah sendiri lalu langsung digiling," kata Yadi.

Ia menilai, tren itu dapat mendorong munculnya kembali pedagang beras lokal di tingkat desa.

Perubahan perilaku konsumen itu, kata Yadi, mencerminkan peningkatan literasi dan kesadaran terhadap kualitas pangan.

"Pada akhirnya masyarakat akan memilih beli ke penggilingan karena lebih mudah dan bisa lihat langsung kualitasnya. Saya pikir fenomena ini membuat masyarakat makin pintar. Di pasar, masyarakat bisa langsung timbang, oplosannya kecil, dan standar kualitas bisa dilihat langsung," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi ini tak terlepas dari aksi sigap Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang telah membongkar adanya kecurangan praktik pengoplosan beras.

Turut diketahui, Bareskrim Polri tengah mempercepat penyelidikan dugaan perdagangan beras tidak sesuai mutu dan label. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral