News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Zulhas Ultimatum Produsen Beras Nakal: Segera Turunkan Harga, Jangan Main-main!

Pemerintah meminta harga produk tersebut segera diturunkan dan memperingatkan agar para pelaku usaha tak lagi bermain curang.
Jumat, 25 Juli 2025 - 13:10 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengeluarkan ultimatum keras kepada produsen beras yang terbukti menjual produk tidak sesuai mutu dan label kemasan.

Pemerintah meminta harga produk tersebut segera diturunkan dan memperingatkan agar para pelaku usaha tak lagi bermain curang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini disampaikan Zulhas usai rapat koordinasi bersama Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, Kejaksaan Agung, Bareskrim Polri, dan Satgas Pangan di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Jumat (25/7/2025).

“Segera! Jangan main-main. Turunkan harga yang macam-macam itu,” tegas Zulhas.

Zulhas menegaskan, langkah tegas ini merupakan arahan langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto sebagai respons atas maraknya temuan penyimpangan di sektor perberasan, termasuk kasus beras oplosan yang saat ini tengah diusut.

“Mengenai yang ramai Pak Mentan (Menteri Pertanian Amran Sulaiman) oprak-oprak selama ini ya, mengenai beras oplos dan seterusnya. Dan menindaklanjuti perintah Bapak Presiden untuk segera menindaklanjuti temuan-temuan penyimpangan dalam perberasan,” ujarnya.

Menurut Zulhas, produsen yang menjual beras tidak sesuai isi dan mutu sebagaimana diklaim dalam kemasan jelas telah melakukan penipuan terhadap masyarakat. Untuk itu, tindakan hukum pun harus ditegakkan.

“Bagi yang melanggar, yang melakukan penipuan terhadap masyarakat, menjual tidak sesuai dengan apa yang ditawarkan, itu jelas pasalnya. Maka harus dilakukan tindakan yang tegas,” tegasnya.

Zulhas memastikan penegakan hukum kini telah melibatkan Kejaksaan Agung dan Bareskrim Polri. Pemerintah, kata dia, tidak akan segan bertindak terhadap pelaku usaha yang masih ingin bermain-main di sektor pangan pokok ini.

“Sudah ada Kejaksaan Agung, Bareskrim Polri, dan ada Satgas Pangan. Jadi ini kalau masih mau main-main, ya siap-siap saja,” katanya.

Saat ditanya soal perkembangan penyelidikan, Zulhas menyebut jumlah perusahaan yang telah diperiksa dalam kasus beras oplosan kini sudah mencapai belasan.

“Banyak itu, banyak. Sudah ada 14 perusahaan,” ungkapnya.

Meski demikian, pemerintah tidak akan menarik produk-produk yang bermasalah dari peredaran. Fokus saat ini adalah pada penyesuaian harga agar sesuai dengan kualitas dan isi sebenarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Enggak. Enggak ditarik (dari peredaran). Turunkan harga sesuai isinya. Jangan berbohong. Yang cepat (turunin harganya). Kalau masih mau main-main, ini sudah 14 perusahaan diperiksa,” ujarnya lagi.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pelaku usaha dan melindungi masyarakat dari praktik dagang curang yang merugikan konsumen. (agr/nba)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT