News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gerakan Satu Juta Beasiswa Resmi Diluncurkan, Siap Buka Akses Pendidikan untuk Semua

Kemenko PMK dan Forum Beasiswa Indonesia luncurkan Gerakan Satu Juta Beasiswa untuk Indonesia. Inisiatif ini targetkan satu juta beasiswa inklusif hingga 2045.
Kamis, 24 Juli 2025 - 14:32 WIB
Gerakan Satu Juta Beasiswa Resmi Diluncurkan, Siap Buka Akses Pendidikan untuk Semua
Sumber :
  • Nadiyas Utami Pratiwi

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bekerja sama dengan Asosiasi Jaringan Beasiswa Indonesia (Forum Beasiswa Indonesia) secara resmi meluncurkan Gerakan Satu Juta Beasiswa untuk Indonesia, Rabu (24/7/2025), di Jakarta.

Gerakan ini merupakan inisiatif kolaboratif nasional yang bertujuan menyediakan satu juta kesempatan beasiswa bagi masyarakat Indonesia hingga tahun 2045. Fokus utama program ini adalah memperluas akses pendidikan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan, terutama bagi kelompok masyarakat yang kurang mampu namun berpotensi dan berprestasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satu Beasiswa, Satu Harapan, Satu Perubahan

Ketua Asosiasi Jaringan Beasiswa Indonesia, Rina Fatimah, menegaskan bahwa gerakan ini merupakan wujud konkret dari harapan besar bangsa.

“Satu juta beasiswa bukan sekadar angka. Ini adalah harapan, keberanian, dan komitmen kolektif untuk masa depan Indonesia,” ujar Rina.

Dukungan juga datang dari Tantowi Yahya, tokoh nasional dan Dewan Kehormatan Asosiasi, yang menyebut gerakan ini sebagai ikhtiar besar bangsa dalam membangun SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Kami ingin memastikan setiap anak Indonesia, tanpa terkecuali, memiliki akses pada masa depan yang layak melalui pendidikan,” tegasnya.

Ketua Dewan Pengawas Asosiasi, Hendarsyah Aditya Saptari, menambahkan bahwa gerakan ini bukan hanya soal distribusi beasiswa, tapi menciptakan ekosistem gotong royong lintas sektor yang memperkuat masa depan pendidikan Indonesia.

Gerakan Kolaboratif Nasional untuk Pendidikan

Gerakan Satu Juta Beasiswa ini dirancang untuk:

  • Menghimpun dan menyinergikan seluruh program beasiswa dari dalam dan luar negeri,

  • Mendorong terbentuknya program-program baru dari berbagai pemangku kepentingan,

  • Membangun sistem informasi beasiswa berbasis digital nasional,

  • Meluncurkan kampanye edukasi publik seperti Pesta Beasiswa Rakyat Indonesia,

  • Mendorong kebijakan yang memperkuat sistem pendanaan pendidikan di Tanah Air.

Dalam acara peluncuran, hadir perwakilan dari kementerian/lembaga, dunia usaha, yayasan pendidikan, organisasi masyarakat sipil, hingga diaspora Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mimpi Indonesia Emas 2045 Dimulai dari Pendidikan

Gerakan ini menjadi bagian dari upaya mendukung capaian pembangunan nasional di bidang pendidikan menuju visi Indonesia Emas 2045—sebuah masa depan di mana Indonesia menjadi negara maju, berdaya saing global, dan memiliki masyarakat berpendidikan tinggi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral