News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bulog: Stok Beras di Lombok Timur Mencapai 35 Ribu Ton

Perum Bulog Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyebutkan stok beras saat ini mencapai 35 ribu ton sehingga ketersediaan beras di wilayah tersebut dalam kondisi aman hingga tahun 2026.
Rabu, 23 Juli 2025 - 08:34 WIB
Bulog: Stok Beras di Lombok Timur Mencapai 35 Ribu Ton
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Perum Bulog Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) menyebutkan stok beras saat ini mencapai 35 ribu ton sehingga ketersediaan beras di wilayah tersebut dalam kondisi aman hingga tahun 2026.

"Stok beras mencukupi untuk kebutuhan tahun 2025, bahkan dapat menopang kebutuhan hingga dua tahun ke depan," kata Kepala Perum Bulog Cabang Lombok Timur Supermansah di Kabupaten Lombok Timur, mengutip Antara pada Rabu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan ketersediaan stok beras saat ini mencapai 35 ribu ton dan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat hingga dua tahun ke depan.

"Stok tahun ini menjadi terbanyak sepanjang sejarah di Lombok Timur," lanjutnya.

Ia menjelaskan melimpahnya stok ini merupakan hasil dari berbagai upaya yang dilakukan salah satunya harga pembelian pemerintah (HPP) yang tinggi saat panen raya beberapa waktu lalu yakni Rp 6.500 per kilogram di tingkat petani.

Selain itu, koordinasi yang intensif bersama berbagai pihak, termasuk keterlibatan TNI dalam penyerapan gabah menjadi penopang keberhasilan ini.

"Tingginya volume penyerapan beras ini membuat kapasitas gudang Bulog menjadi penuh, tak mampu menampung," jelasnya.

Ia mengatakan satu gudang hanya mampu menampung 25 ribu ton, sehingga untuk menyimpan tambahan dengan menyewa gudang penyimpanan.

“Karena penyerapan masih berlangsung, ada tujuh gudang yang disewa untuk penyimpanan beras. Saat ini petani melakukan panen kedua," ucapnya.

Supermansah menambahkan, keberadaan stok yang melimpah ini diharapkan mampu menjadi instrumen pengendali harga beras yang saat ini mulai merangkak naik di pasaran.

Apalagi, Bulog Lombok Timur menargetkan pengadaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebesar 5 ribu ton tahun ini, dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 11.000 per kilogram.

“Harga beras di masyarakat sudah menyentuh Rp13 ribu per kilogram," ungkapnya.

Ia juga menyoroti dengan adanya permainan harga oleh oknum maka pengawasan distribusi SPHP melalui Rumah Pangan Kita (RPK) diperketat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan SPHP ini, kami harapkan masyarakat kembali mengakses beras dengan harga sesuai ketetapan pemerintah,” lanjutnya.

Sementara itu, Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menyampaikan apresiasi atas kondisi ketersediaan pangan daerah yang terjaga baik.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT