News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kementerian Kelautan dan Perikanan dan PSDKP Temui Pemilik Kapal Nelayan yang Ditabrak Lari Kapal Tanker

Terkait insiden kecelakaan antara kapal nelayan ditabrak lari Kapal Tanker di perairan Batam pada 20 Mei lalu.
Selasa, 22 Juli 2025 - 07:46 WIB
Kementerian Kelautan dan Perikanan dan PSDKP Temui Pemilik Kapal Nelayan yanh Ditabrak Lari Kapal Tanker
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Terkait insiden kecelakaan antara kapal nelayan ditabrak lari Kapal Tanker di perairan Batam pada 20 Mei lalu. 

Pemilik Kapal nelayan KM Facific Memory II, Hermawan menghadiri rapat koordinasi yang diinisiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan Dan Perikanan (PSDKP).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam rapat koordinasi tersebut membahas terkait surat permohonan bantuan data AIS atau Automatic Identification System yang dilayangkan kepada Direktur Kenavigasian, Direktur Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Ditjen Perhubungan Laut, yang sampai hari ini belum ditanggapi.

Koordinasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan Kementerian Perhubungan Laut (Kemenhubla) terkait insiden KM Facific Memory II menghasilkan beberapa poin.

Disampaikan dalam rapat, Kemenhubla telah memiliki data AIS kapal namun penerbitan Surat Release AIS menunggu persetujuan Dirjen.

Kemenhubla mengaku telah menerima surat permohonan dari pemilik KM Facific Memory II dan menilai lampirannya tidak lengkap sehingga membutuhkan surat resmi dari pihak berwenang (Kejaksaan, BMKT, atau Penyidik PPNS) untuk mengakses data AIS kapal tanker yang terlibat.

Mendengar hal itu itu, Hermawan mengaku akan kembali melengkapi berkas dalam dua hari ini. Ia juga menyebut akan menyurati kapal tanker tersebut jika data AIS diterbitkan.

"Hari ini sudah berkoordinasi dan kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan yang sudah menginisiasi atas koordinasi ini dengan Kementerian Perhubungan Laut," kata Hermawan usai mengikuti rapat koordinasj tersebut, dikutip Selasa (22/7/2025).

"Semoga permasalahan insiden ini dapat diselesaikan dengan baik. Pihak Kementerian Perhubungan Laut juga sudah menerima surat permohonan kami, akan tetapi mereka sedang menunggu arahan dan disposisi dari Pak Dirjen," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hermawan berharap permasalahan ini dapat segera terselesaikan dengan adanya koordinasi ini.

"Kami berharap hal ini KKP terus dapat berkoordinasi melalui Direktorat jenderal PSDKP Batam dan Kepala Pangkalan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap, sehingga kasus ini tetap dikawal hingga selesai," tutupnya.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT