GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kata Nasdem Soal Pemindahan Ibu Kota: Wapres Harus Mulai Berkegiatan di IKN

Pembangunan IKN tahap I dan II telah menelan Rp147 triliun. Pemerintah diminta segera aktifkan infrastruktur untuk hindari pemborosan anggaran.
Jumat, 18 Juli 2025 - 15:47 WIB
Ilustrasi Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN)
Sumber :
  • Kementerian PUPR

Jakarta, tvOnenews.com - Partai Nasional Demokrat atau NasDem bersuara terkait kepindahan ibu kota dari Jakarta ke Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa mengatakan bahwa hal tersebut bisa direalisasikan mulai dari Wapres yang mulai berkantor dan menempati gedung yang sudah terbangun di Kalimantan Timur tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya itu, Saan Mustopa juga meminta pemerintah untuk segera menerbitkan Keputusan Presiden soal pengalihan ibu kota ke IKN. Lantara saat ini, pembangunan IKN sudah menghabiskan anggaran negara hingga ratusan triliun rupiah.

"Memfungsikan IKN secara bertahap dengan menempatkan Wakil Presiden dan beberapa Kementerian/Lembaga prioritas menyelenggarakan kegiatan pemerintahan di IKN dengan mengoptimalkan infrastruktur yang sudah terbangun," kata Saan di Kantor DPP Partai NasDem, Jakarta, Jumat (18/7/2025). 

Tidak hanya Wakil Presiden, Saan juga meminta beberapa pihak berkepentingan yang lain juga untuk mulai beraktivitas di IKN seperti Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, hingga Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. 

"Dengan berkantornya Wakil Presiden di IKN, pembangunan Indonesia Timur, termasuk Papua, dapat dikelola lebih dekat, mempercepat pemerataan pembangunan," kata Wakil Ketua DPR RI itu.

Saan menyebut IKN merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Proyek pemindahan ibu kota negara ini dinilai penting untuk menciptakan pemerataan ekonomi dan mengurangi ketimpangan pembangunan yang selama ini terpusat di Pulau Jawa.

IKN diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar Jawa yang mampu memberi daya dorong bagi pembangunan regional di Indonesia bagian timur.

Anggaran IKN Sudah Capai Rp147 Triliun

Dalam tahap pertama pembangunan yang berlangsung sejak 2020 hingga 2024, pemerintah telah mengalokasikan Rp89 triliun dari APBN untuk pembangunan infrastruktur dasar dan gedung-gedung perkantoran lembaga negara, termasuk kawasan eksekutif.

Selain itu, sektor swasta dan BUMN turut ambil bagian dengan nilai investasi non-APBN mencapai Rp58,41 triliun. Investasi ini mencakup proyek-proyek properti, energi, dan konektivitas kawasan.

Memasuki tahap kedua, pemerintah memproyeksikan kebutuhan anggaran sebesar Rp48,8 triliun, yang akan difokuskan untuk penyelesaian infrastruktur jalan dan fasilitas perkantoran tambahan.

Diingatkan Soal Efisiensi dan Optimalisasi Infrastruktur

Di tengah kebijakan efisiensi fiskal yang kini digencarkan pemerintah, Saan menilai bahwa pelaksanaan proyek-proyek besar seperti IKN harus disesuaikan dengan ketersediaan anggaran nasional.

“Pemerintah harus melakukan penyesuaian terhadap program pembangunan infrastruktur IKN agar tidak membebani anggaran,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa infrastruktur yang sudah dibangun perlu segera diaktifkan untuk mencegah potensi pemborosan anggaran negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Infrastruktur yang telah terbangun di IKN perlu segera dioptimalkan agar tidak menjadi proyek mangkrak yang merugikan negara,” ujarnya.

Dengan total nilai pembangunan yang telah mencapai Rp147 triliun, baik dari APBN maupun sumber non-APBN, pembangunan IKN menjadi ujian nyata bagi pemerintah dalam menjaga efisiensi, keberlanjutan, dan manfaat jangka panjang dari proyek nasional ini. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiba Lebih Awal, Ratchaburi FC Matangkan Persiapan Melawan Persib dengan Adaptasi Cuaca

Tiba Lebih Awal, Ratchaburi FC Matangkan Persiapan Melawan Persib dengan Adaptasi Cuaca

Ratchaburi FC sengaja datang H-3 pertandingan ke Bandung sebelum akhirnya melawan Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026).
Konten Puasa Adam Alis Kembali, Kali Ini 4 Pemain Termahal Persib Turun Tangan Bangunkan Sahur

Konten Puasa Adam Alis Kembali, Kali Ini 4 Pemain Termahal Persib Turun Tangan Bangunkan Sahur

Adam Alis mengajak empat pemain termahal Persib, Andrew Jung, Layvin Kurzawa, Thom Haye dan Federico Barba untuk membuat konten sahur yang diunggah di TikTok Adam Alis pada Senin (16/2/2026). 
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan zodiak besok, 18 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi soal cinta, karier, dan keuangan lengkap hari ini.
10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

Sebelum memasuki bulan suci ramadhan 2026. Ada baiknya kita mengirim pesan manis untuk seluruh orang tersayang.
Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mewanti-wanti perihal adanya “penumpang gelap” dalam isu percepatan reformasi Polri. Ia menilai ada pihak-pihak yang
Insanul Fahmi Kecewa Anaknya Sering Ditinggal Wardatina Mawa Kerja: Serahin aja Sama Aku

Insanul Fahmi Kecewa Anaknya Sering Ditinggal Wardatina Mawa Kerja: Serahin aja Sama Aku

Insanul Fahmi curhat kecewa karena anaknya sering ditinggal Wardatina Mawa bekerja hingga tengah malam. Ia berharap bisa membantu mengurus sang anak sementara.

Trending

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mewanti-wanti perihal adanya “penumpang gelap” dalam isu percepatan reformasi Polri. Ia menilai ada pihak-pihak yang
10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

Sebelum memasuki bulan suci ramadhan 2026. Ada baiknya kita mengirim pesan manis untuk seluruh orang tersayang.
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan zodiak besok, 18 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi soal cinta, karier, dan keuangan lengkap hari ini.
Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Pelatih John Herdman memiliki opsi menarik untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia. Ia bisa memanggil kembali eks juara Liga Belanda yang sudah WNI ini.
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT