News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Hadapan Menlu AS, Sugiono Singgung Isu Kemanusiaan di Gaza: Kami Minta Gencatan Senjata!

Menlu Sugiono menegaskan tragedi kemanusiaan di Gaza adalah konsekuensi nyata dari pelanggaran prinsip hukum internasional yang tidak bisa lagi diabaikan...
Jumat, 11 Juli 2025 - 11:12 WIB
Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam ASEAN–US Post-Ministerial Conference (PMC) di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (10/7/2025)
Sumber :
  • dok. Kemlu

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan bahwa tragedi kemanusiaan di Gaza adalah konsekuensi nyata dari pelanggaran prinsip hukum internasional yang tidak bisa lagi diabaikan.

Seruan keras ini ia sampaikan dalam ASEAN–US Post-Ministerial Conference (PMC) di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (10/7/2025), yang turut dihadiri Menlu AS Marco Rubio.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tragedi kemanusiaan di Gaza harus menjadi penggerak bagi kita semua,” kata Menlu Sugiono lantang di hadapan para diplomat.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono
Sumber :
  • dok.Kemlu

 

“Indonesia kembali menyerukan gencatan senjata permanen, akses kemanusiaan tanpa hambatan, dan jalan kredibel menuju solusi dua negara sesuai resolusi PBB,” lanjutnya.

Sugiono menegaskan bahwa penghormatan terhadap hukum internasional harus menjadi pijakan bersama di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.

Ia menekankan bahwa Amerika Serikat, sebagai mitra strategis ASEAN, juga memiliki tanggung jawab moral dalam mendorong perdamaian yang adil dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat kemitraan ASEAN–AS, Sugiono juga menyoroti pentingnya peran Amerika dalam mendukung perdagangan yang terbuka dan adil serta kerja sama pendidikan yang telah terjalin erat. 

Ia menyebut lebih dari 8.000 pelajar Indonesia kini menempuh studi di Amerika Serikat.

“Para pelajar ini bukan hanya penimba ilmu, tetapi juga jembatan strategis kemitraan kita. Kami berharap kebijakan visa yang lebih inklusif dapat mendukung investasi jangka panjang ini,” ujar Menlu Sugiono.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan bipartisan Kongres AS terhadap ASEAN Act dan pendirian ASEAN–US Center di Washington DC yang dinilai memperkuat posisi ASEAN di mata publik Amerika.

Menutup pernyataannya, Menlu Sugiono menyerukan agar kemitraan ASEAN–Amerika Serikat bukan hanya didasarkan pada kepentingan strategis jangka pendek, tetapi menjadi teladan dalam membangun tanggung jawab kolektif, pertumbuhan inklusif, dan perdamaian global yang berlandaskan keadilan. (agr/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral