News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kuasai 2 Juta Hektare Hutan, Pemerintah Fokus Pulihkan Taman Nasional Tesso Nilo dan Kerinci Seblat

Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) RI berhasil merebut kembali kawasan hutan seluas lebih dari 2 juta hektare dalam dua tahap.
Kamis, 10 Juli 2025 - 03:00 WIB
Ilustrasi Hutan
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) RI berhasil merebut kembali kawasan hutan seluas lebih dari 2 juta hektare dalam dua tahap. 

Hal ini merupakan bagian dari pelaksanaan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 5 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Kawasan Hutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Pelaksana Satgas PKH, Febrie Adriansyah, dalam laporan kinerjanya di Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Rabu (9/7/2025).

“Dalam rangka penertiban kawasan hutan, Satgas PKH telah berhasil melakukan penguasaan kembali dalam dua tahap. Tahap pertama seluas 1.019.000 hektare pada Februari hingga Maret 2025, tersebar di 9 provinsi, 64 kabupaten, dan 369 perusahaan. Tahap kedua seluas 1.072.782,2 hektare pada April hingga Juni 2025, tersebar di 12 provinsi, 108 kabupaten, dan 315 perusahaan. Total, luasan kawasan hutan yang telah ditertibkan mencapai 2.092.393,53 hektare,” ungkap Febrie.

Dari luasan lahan tersebut, Satgas PKH telah menyerahkan kebun sawit kepada PT Agrinas Palma Nusantara, badan usaha milik negara (BUMN) yang baru dibentuk untuk mengelola lahan sawit hasil perebutan kembali.

Febrie menjelaskan, penyerahan dilakukan dalam dua tahap, yaitu pada 10 Maret 2025 seluas 221.868,42 hektare yang sebelumnya dikuasai oleh Duta Palma Group, dan pada 26 Maret 2025 seluas 216.997,75 hektare dari 109 perusahaan.

Total penyerahan ke PT Agrinas hingga saat ini mencapai 438.866,171 hektare.

Pada kesempatan yang sama, Febrie mengumumkan penyerahan tahap ketiga seluas 394.547,29 hektare, yang mencakup 232 perusahaan di empat provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Riau, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan.

Dengan penyerahan ini, total lahan yang diserahkan ke PT Agrinas Palma Nusantara mencapai 833.413,461 hektare.

Ia menegaskan bahwa penertiban kawasan hutan bertujuan memastikan hutan sebagai anugerah Tuhan digunakan untuk kemakmuran rakyat.

“Kami berharap adanya keterpaduan langkah dan kebijakan yang terkendali dari para pemangku kepentingan untuk menjaga kawasan hutan. Ini adalah upaya bersama untuk masa depan bangsa yang adil, makmur, dan sejahtera,” terang Febrie.

Febrie juga menyebutkan upaya Satgas PKH dalam menertibkan kawasan Taman Nasional, khususnya Taman Nasional Tesso Nilo di Riau dan Taman Nasional Kerinci Seblat, situs warisan dunia UNESCO.

“Satgas berupaya keras mengembalikan fungsi Taman Nasional sebagai kawasan konservasi untuk melindungi ekosistem hayati. Kami telah melakukan penguasaan kembali seluas 81.793 hektare di Tesso Nilo dan 101.105 hektare di Kerinci Seblat. Keberhasilan ini diharapkan menjadi percontohan untuk menjaga Taman Nasional secara berkelanjutan,” jelas Febrie.

Meski telah mencapai hasil signifikan, Febrie menyebut, proses pemulihan kawasan Taman Nasional tidak luput dari kendala. Tantangan seperti relokasi masyarakat, sertifikat ilegal, dan resistensi dari beberapa pihak masih menjadi fokus Satgas PKH.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada masyarakat yang perlu direlokasi dengan pendekatan humanis sesuai arahan Menteri Pertahanan agar tidak menimbulkan masalah baru," beber Febrie.

"Selain itu, kami menemukan sertifikat hak milik ilegal yang memerlukan penyesuaian hukum untuk pencabutan. Penolakan dari sebagian masyarakat juga menjadi tantangan yang kami hadapi dengan langkah terkendali," tandasnya.(rpi/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral