GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kadin Lepas 5.000 Pekerja Migran Indonesia Ke Luar Negeri, dari Tenaga Medis hingga Pekerja Konstruksi

Menteri Karding menuturkan bahwa para pekerja migran yang akan bekerja di luar negeri di bidang sebagai tenaga medis, kontruksi hingga teknik ini dipastikan terlatih dan terlindungi.
Senin, 16 Juni 2025 - 08:50 WIB
Menteri Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Abdul Kadir Karding
Sumber :
  • Abdul Gani Siregar/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding menghadiri pelepasan 5.000 pekerja migran Indonesia  oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Gedung Kadin Indonesia, Jakarta Selatan, Minggu (15/6/2025).

Menteri Karding menuturkan bahwa para pekerja migran yang akan bekerja di luar negeri di bidang sebagai tenaga medis, kontruksi hingga teknik ini dipastikan terlatih dan terlindungi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini bukan sekadar bekerja ke luar negeri. Ini adalah misi kebangsaan. Anda semua adalah wajah Indonesia di mata dunia. Negara hadir memastikan kalian terlindungi, terlatih, dan diberangkatkan secara legal,” kata Karding, saat sambutan, Minggu (15/6/2025).

Kemudian Karding meminta agar para pekerja migran yang hendak berangkat ke luar negeri untuk menjaga nama baik Indonesia.

“Jangan lupa siapa kalian dan dari mana kalian berasal. Bekerjalah dengan hati, dan kembalilah membawa masa depan yang lebih baik untuk keluarga dan bangsa,” terang.

Selain itu Karding juga menekankan bahwa pemerintah saat ini sedang mengubah cara pandang masyarakat terhadap pekerja migran. Hal ini agar pekerja migran Indonesia tak lagi dipandang sebelah mata.

“Pekerja migran jangan lagi dilihat sebagai buruh rendahan. Mereka adalah profesional yang berani, terampil, dan menghasilkan devisa besar untuk negara. Ini profesi mulia yang harus kita banggakan,” tuturnya.

Untuk diketahui, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie bersama Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding melepas 5.000 pekerja migran Indonesia ke delapan negara, pada Minggu (15/6/2025).

Pelepasan secara simbolis ini diwakilkan oleh 100 pekerja migran yang dihadirkan di Gedung Kadin Indonesia, Jakarta Selatan.

“Nah hari ini WKU Shinta, WKU Nofel berhasil menempatkan dalam hal ini 100 dari total 5.000 yang hadir di sini dikirim ke berbagai negara yang luar biasa,” kata Anindya, dalam sambutannya, Minggu (15/6/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian Anindya menyebutkan bahwa nantinya para pekerja migran ini akan dikirimkan ke delapan negara, diantaranya Jepang hingga ke Uni Emirat Arab.

Lebih lanjut Anindya menuturkan bahwa ini membuktikan Kadin bukan hanya memperjuangkan perdagangan dan investasi, tetapi juga memperjuangkan pahlawan devisa ke seluruh dunia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sempat Tak Dilirik dalam 4 Tahun Terakhir, Ezra Walian Berpeluang Akhiri Penantian Panjang di Timnas Indonesia

Sempat Tak Dilirik dalam 4 Tahun Terakhir, Ezra Walian Berpeluang Akhiri Penantian Panjang di Timnas Indonesia

Banyak yang menilai ini sebagai momen kebangkitan Ezra setelah cukup lama absen dari Timnas Indonesia
Mengejutkan! Khabib Ajukan Permintaan Tak Lazim ke Presiden Putin

Mengejutkan! Khabib Ajukan Permintaan Tak Lazim ke Presiden Putin

Khabib Nurmagomedov ternyata pernah mengajukan permintaan tak lazim kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin. Apakah itu?
3 Pemain Keturunan yang Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Siapa Saja?

3 Pemain Keturunan yang Dikabarkan Sudah Dihubungi PSSI untuk dinaturalisasi dan Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Siapa Saja?

PSSI dikabarkan sudah menghubungi 3pemain keturunan dari Belanda hingga Australia. Mereka diprediksi akan dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026.
Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Rapor Pevoli Indonesia yang Abroad! Farhan Halim jadi Juru Kunci di Jepang, Rivan dan Doni Haryono ke Final Four di Thailand

Pada kompetisi musim 2025/2026 sejumlah pevoli kebanggan Indonesia tengah menjalani karier di luar negeri yakni Rivan Nurmulki, Doni Haryono dan Farhan Halim.
‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

‎Beda dengan Era Patrick Kluivert, John Herdman Pilih Kombinasi Seimbang Asisten Lokal dan Asing dalam Staf Kepelatihan Timnas Indonesia ‎

Pendekatan ini menjadi sinyal bahwa John Herdman ingin menciptakan harmoni dalam tim kepelatihan. Ia tampak menaruh kepercayaan besar terhadap kontribusi pelatih lokal dalam mendukungnya di Timnas Indonesia.
Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Bukan soal Gol-gol Indah! Intelijen Bongkar Ancaman Nyata Piala Dunia 2026 Dibayangi Kerusuhan Gegara Konflik Amerika Serikat

Kabar kurang menyenangkan terungkap jelang gelaran Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Laporan intelijen memperingatkan adanya kerusuhan

Trending

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Suara Hati Megawati Hangestri Jelang Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri memaknai momen Lebaran sebagai waktu untuk pulang, mengenang, dan memperkuat mental jelang Final Four Proliga 2026. Megatron
Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Idul Fitri Sudah Berlalu, Boleh atau Tidak Puasa Syawal Tidak Berurutan? Buya Yahya Beri Penjelasannya

Buya Yahya mengambil penjelasan dari Mazhab Imam Syafi'i. Di dalamnya, hukum puasa Syawal selama enam hari tidak dilakukan secara berturut-turut masih sah.
Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Melihat Kondisi Satrio Wiratama Bayi Panda yang Diberi Nama Oleh Prabowo, Sudah Bisa Merangkak

Satrio Wiratama adalah seekor panda yang lahir di Taman Safari Indonesia (TSI), Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Satrio sendiri diberikan langsung oleh Prabowo
Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Dedi Mulyadi Tak Habis Pikir Asep Mudik Jalan Kaki Cuma Modal Bawa Cilok: Berani Mendaki, Takut Minta Ongkos

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyayangkan penjual cilok yang mudik berjalan kaki dari Bandung-Ciamis, Asep Kumala Seta tidak berani minta ongkos ke bos.
Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Coret 17 Pemain, John Herdman Umumkan Skuad Timnas Indonesia di FIFA Series! Ada Ole Romeny Hingga Elkan Baggott

Sebanyak 17 pemain dari skuad provisional dicoret hingga akhirnya ada 24 pemain dalam skuad final Timnas Indonesia.
John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

John Herdman Coret Ezra Walian Hingga Ricky Kambuaya, Intip 17 Nama Pemain yang Gagal Tembus Skuad Final Timnas Indonesia

Dari daftar nama yang dicoret, hampir seluruhnya nama berasal dari klub-klub Super League. John Herdman bahkan mencoret Ezra Walian dan Ricky Kambuaya dari daftar final Timnas Indonesia. 
Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

Reaksi Berkelas Go Ahead Eagles Setelah Klub Eredivisie Protes Status Dean James ke PSSI Belanda

NAC Breda mengajukan protes dengan meminta pertandingan melawan Go Ahead Eagles diulang. Kekalahan 0-6 dari Go Ahead Eagles dituduhkan NAC Breda karena tidak sahnya klub lawan menurunkan Dean James. 
Selengkapnya

Viral