News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Maung Hercules Melunak Dihadapan Sutiyoso, Dimata Bang Yos Ternyata Ketum GRIB Jaya itu Hanya Seorang…

Hercules yang dikenal sebagai mantan preman legendaris yang garang, seketika melunak di hadapan Sutiyoso. Dirinya meminta maaf kepada Bang Yos setelah menyebut 'bau tanah'
Minggu, 1 Juni 2025 - 17:15 WIB
Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules dan Letjen (Purn.) TNI, Sutiyoso
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Hercules yang dikenal sebagai mantan preman legendaris yang garang, penguasa wilayah Tanah Abang, seketika melunak di hadapan Sutiyoso.

Polemik perseteruan mereka telah berakhir setelah Hercules mendatangi kediaman Sutiyoso untuk meminta maaf.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, Hercules menyambangi kediaman Sutiyoso di Cibubur pada Rabu (28/5/2025). 

Dirinya meminta maaf kepada mantan Gubernur DKI Jakarta ini lantaran perkataannya yang dinilai kurang pantas karena menyebutnya ‘bau tanah’.

Ketua Umum ormas GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal & Letjen TNI (Purn.) Sutiyoso
Ketua Umum ormas GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal & Letjen TNI (Purn.) Sutiyoso
Sumber :
  • Kolase Tangkapan Layar YouTube Seleb Oncam News/ ANTARA

 

Setelah menyadari kesalahannya, Hercules menemui Sutiyoso untuk meminta maaf secara langsung bahkan rela mencium tangan Purnawirawan TNI itu.

Seketika aksi permohonan maaf Hercules kepada Sutiyoso menjadi sorotan publik. Maung seakan melunak dihadapan Bang Yos. 

Ternyata Sutiyoso atau akrab disapa Bang Yos ini telah dianggap oleh Hercules dan rekan seperjuangan dari Timor Timur sebagai ayahnya sendiri.

Lantas, seperti apa sosok Hercules di mata Sutiyoso?

Dalam program acara Kabar Petang, tvOne, Sutiyoso mengungkapkan bahwa Hercules menjadi rekan seperjuangan saat perang di Timor Timur (sekarang Timor Leste). 

Hercules lahir di era penjajahan yang sudah terjadi selama bertahun-tahun. Sutiyoso mengatakan hidup mantan preman Tanah Abang itu ketika di Timor Timur sangat sulit. 

“Dia kan anak yang lahir di era penjajahan. Ratusan tahun dijajah tuh gimana sih rasanya? Sejak nenek dan ibu dia menderita sekali,” ungkap Sutiyoso pada program acara Kabar Petang, tvOne.

“Waktu saya masuk Tim-Tim (Timor Timur) pertama dulu kesan saya itu, miskin sekali. Rumahnya gubuk, mereka hanya pakai sarung,” sambungnya. 

Ketua umum GRIB Jaya, Hercules saat mencium tangan Sutiyoso sebagai bentuk permintaan maaf.
Ketua umum GRIB Jaya, Hercules saat mencium tangan Sutiyoso sebagai bentuk permintaan maaf.
Sumber :
  • Istimewa

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) ini mengatakan ia bersama Hercules dan teman-teman dari Timor Timur berjuang bersama untuk membebaskan daerah tersebut dari penjajah dan bergabung dengan Indonesia. 

“Tapi kita berjuang bersama-sama dengan mereka untuk membebaskan Tim-Tim bergabung dengan kita,”  ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral