GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menbud Fadli Zon Sebut Penulisan Ulang Sejarah Indonesia Tak akan Ditulis Terlalu Detail: Garis Besarnya Saja

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan bahwa sejarah Indonesia yang ditulis ulang nantinya hanya bersifat garis besarnya saja.
Senin, 26 Mei 2025 - 15:58 WIB
Menteri Kebudayaan Fadli Zon rapat dengan Komisi X DPR di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (26/5/2025).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Syifa Aulia

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan pemerintah akan tetap menulis ulang sejarah Indonesia. Namun, peristiwa sejarah yang ditulis tidak akan terlalu detail. Hal itu dia sampaikan saat rapat dengan Komisi X DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Senin (26/5/2025).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menjelaskan bahwa sejarah yang ditulis ulang nantinya hanya bersifat garis besarnya saja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tentu saja sejarah yang ditulis ini adalah sejarah yang sifatnya highlight, garis besar. Tidak menulis secara terlalu detail,” ujar Fadli Zon.

Dia mengatakan jika sejarah Indonesia ditulis secara detail, maka buku sejarah akan lebih dari 100 jilid dan memakan waktu lama dalam penyusunannya.

“Karena kalau terlalu detail mungkin kita memerlukan lebih dari 100 jilid gitu ya. Tidak selesai. Tetapi yang kita buat ini, ini sebagai contoh saja, yang dibuat oleh SNI (Sejarah Nasional Indonesia) ini 6 jilid. Indonesia dalam arus sejarah 8 jilid,” jelas Fadli.

Adapun dia menjelaskan alasan pemerintah ingin menulis ulang sejarah Indonesia. Menurutnya, narasi sejarah Indonesia yang lama masih terikat dari perspektif kolonial.

Selain itu, Fadli menyebut sejarah yang lama belum bisa menjawab tantangan globalisasi atau kekinian, sehingga sering dipandang kurang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern, terutama generasi muda.

Dia pun mengatakan masih banyak generasi muda yang belum memahami sejarah Indonesia.

“Saya kira banyak sekali sekarang generasi muda yang mungkin belum memahami sejarah kita. Bahkan ada satu dua case (kasus), mungkin bisa diteliti juga beberapa case,” kata Fadli.

Contohnya, kata Fadli, masih ada generasi muda yang mengira Soekarno Hatta adalah nama satu orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mungkin mereka tidak tahu lagi antara Soekarno Hatta karena mungkin penyebutan, dikiranya Soekarno Hatta itu satu nama. Malah sekarang disingkat Soetta, dikira Soetta itu nama baru lagi,” tuturnya.

“Itu sebagai contoh saja bagaimana di era globalisasi yang informasi ini sangat masif. Kalau kita tidak menuliskan sejarah ini, mungkin akan kesulitan,” lanjut Fadli. (saa/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bahaya Campak Mengintai, Begini Gejalanya Mulai dari Demam hingga Muncul Ruam

Bahaya Campak Mengintai, Begini Gejalanya Mulai dari Demam hingga Muncul Ruam

Penyakit campak belakangan ini menjadi perhatian serius di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Kenali gejala penyakit yang disebabkan oleh virus ini.
Dinamika Keluarga Saat Mudik Bisa Ganggu Kesehatan Mental, Kemenkes Tekankan Pentingnya Empati Ketika Berkumpul dengan Sanak Saudara

Dinamika Keluarga Saat Mudik Bisa Ganggu Kesehatan Mental, Kemenkes Tekankan Pentingnya Empati Ketika Berkumpul dengan Sanak Saudara

Momen mudik merayakan Idulfitri atau Lebaran menjadi saat yang dinantikan para perantau. Namun, di saat yang bersamaan momen ini bisa ganggu kesehatan mental.
Orang Tua Wajib Tahu, Penggunaan Gawai Berlebihan Bisa Ganggu Saraf Anak

Orang Tua Wajib Tahu, Penggunaan Gawai Berlebihan Bisa Ganggu Saraf Anak

IDAI mengingatkan penggunaan gawai berlebihan oleh anak bisa mengakibatkan gangguan tumbuh kembang, termasuk sarafnya. Hal ini yang harus dilakukan.
Tak Ingin Gelar Open House saat Lebaran, Menkeu Purbaya Ingin Irit

Tak Ingin Gelar Open House saat Lebaran, Menkeu Purbaya Ingin Irit

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku dirinya tidak ingin menggelar open house saat Lebaran. Karena, Purbaya memilih berhemat dan menjalani
Presiden Prabowo Bocorkan Alasan Utama Indonesia Gabung BoP: Mungkin Kita Bisa Bantu Palestina

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan Utama Indonesia Gabung BoP: Mungkin Kita Bisa Bantu Palestina

Presiden Prabowo Subianto bocorkan alasan utama Republik Indonesia bergabung dengan Board of Peace (BoP). Bahkan kata dia, setelah melalui pertimbangan matang
Presiden Prabowo Berkomentar Menohok soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Usut Bener Sampai Aktornya

Presiden Prabowo Berkomentar Menohok soal Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Usut Bener Sampai Aktornya

Presiden Prabowo Subianto meminta kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus diusut hingga tuntas. Bahkan termasuk siapa aktor intelektual

Trending

DPR Bocorkan Penyebab Utama Pengumuman Sidang Isbat Lebaran Terlalu Malam

DPR Bocorkan Penyebab Utama Pengumuman Sidang Isbat Lebaran Terlalu Malam

Untuk diketahui pemerintah mengumumkan hasil sidang Isbat 1 Syawal 1447 Hijriah usai azan salat Isya atau hampir pukul 20.00 WIB. Ihwal waktu yang dinilai
Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 21 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 21 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial, strategi, dan kondisi keuangan.
Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

AFC resmi jatuhkan sanksi untuk Persib Bandung usai laga panas kontra Ratchaburi FC.
Jelang Sidang Isbat Penetapan Lebaran 2026, BRIN: Hilal Belum Berhasil Terlihat

Jelang Sidang Isbat Penetapan Lebaran 2026, BRIN: Hilal Belum Berhasil Terlihat

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) belum menetapkan jatuhnya 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

Resmi, Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026.
Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 20 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial dan prediksi kondisi keuangan besok.
Sidang Isbat Tuntas Berlangsung, Lebaran Ditetapkan pada 20 Maret 2026, Arab Saudi Puasa 30 Hari

Sidang Isbat Tuntas Berlangsung, Lebaran Ditetapkan pada 20 Maret 2026, Arab Saudi Puasa 30 Hari

Sidang Isbat penetapan awal 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 tuntas berlangsung di Arab Saudi.
Selengkapnya

Viral