GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polres Batang Ungkap Tiga Kasus Tawuran Antarkelompok Pelajar

Kepolisian Resor Batang, Jawa Tengah, mengungkap tiga kasus tawuran antarkelompok pelajar yang mengakibatkan salah seorang pelaku mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.
Kamis, 22 Mei 2025 - 15:52 WIB
Ilustrasi tawuran.
Sumber :
  • Dokumentasi tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Kepolisian Resor Batang, Jawa Tengah, mengungkap tiga kasus tawuran antarkelompok pelajar yang mengakibatkan salah seorang pelaku mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

Wakil Kepala Kepolisian Resor Batang Kompol Hartono di Batang, Kamis, mengatakan bahwa pihaknya selama 10 hari pelaksanaan Operasi Aman Candi 2025 berhasil mengungkap sejumlah kasus tindak pidana seperti premanisme, pencurian, penganiayaan, serta tawuran antarkelompok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Adapun kasus yang menonjol adalah tawuran antarkelompok pelajar yang mengakibatkan korban mengalami luka cukup serius," katanya mengutip Antara pada Kamis.

Kompol Hartono yang didampingi Kepala Satuan Reserse dan Kriminal AKP Imam Muhtadi mengatakan bahwa kasus tawuran antarkelompok tersebut terjadi di tiga lokasi dan waktu yang berbeda, yaitu di Kecamatan Reban dan Gringsing serta Kecamatan Subah.

Kasus tawuran yang terjadi di Kecamatan Reban mengakibatkan korban berinisial MR (13), pelajar SMP, mengalami luka robek di bagian dagu dan lengan kiri akibat sabetan celurit pelaku berinisial MC (17) yang berstatus sebagai pelajar SMK asal Kecamatan Limpung.

Kasus tersebut berawal dari tantangan yang disepakati melalui pesan WhatsApp untuk bertemu di lokasi.

Setelah bertemu, kedua belah pihak langsung saling menyerang sehingga korban berinisial MR (13) mengalami luka karena sabetan celurit yang dibawa oleh pelaku berinisial MC. Korban MR sempat dilarikan ke Puskesmas Reban sebelum dirujuk ke RSUD Limpung.

Atas perbuatannya, pelaku MC akan dikenai Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Tajam serta Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman pidana hingga 10 tahun penjara.

Untuk kasus yang terjadi di Kecamatan Gringsing, Polres Batang menangkap seorang pelajar SMK yang membawa senjata tajam saat berkonvoi kelulusan.

Pelaku berinisial MS yang juga sebagai pelajar kelas XII SMK di Kendal ditangkap polisi di Jalan Raya Plelen, Desa Plelen, Kecamatan Gringsing, Senin (12/5).

Rombongan konvoi yang terdiri atas siswa berbagai sekolah Kabupaten Kendal. Awalnya mereka berkumpul di Ringinarum sebelum bergerak ke arah barat.

Konvoi tersebut dihadang oleh petugas Polsek Gringsing sehingga rombongan pelajar terpecah melarikan diri.

Namun, polisi berhasil mengamankan pelaku MS yang membawa senjata tajam jenis corbek sebagai barang bukti. MS kini terancam hukuman 10 tahun penjara karena dijerat Pasal 2 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Untuk kasus ketiga, kata dia, adalah kasus tawuran antarkelompok "Remaja Team Galau" yang terjadi di jalan pantura Desa Keborangan, Kecamatan Subah.

Dalam aksi tawuran itu, polisi mengamankan dua pelajar berstatus anak berhadapan dengan hukum (ABH) berinisial MR (14) dan EAP (16) yang tergabung dalam kelompok "Remaja Team Galau".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakapolres Batang mengimbau orang tua agar mengawasi pergaulan anak-anaknya saat mereka di luar rumah agar tidak terjerumus dalam tindakan kriminal.

"Pencegahan lebih baik daripada penindakan. Kami juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing," kata Kompol Hartono.(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT