News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Masrukhi Peternak Sapi Sukses dari Nol, Bisa Jadi inspirasi dan Ditiru

Salah satunya adalah Masrukhi (43), peternak asal Dusun Bapang, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, yang sukses mengembangkan usaha sapi berukuran jumbo sejak tahun 2018. Usaha ini nampaknya bisa ditiru.
Kamis, 15 Mei 2025 - 15:27 WIB
Masrukhi
Sumber :
  • IST

Jombang, tvOnenews.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, berkah melimpah dirasakan oleh para peternak sapi jumbo di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Salah satunya adalah Masrukhi (43), peternak asal Dusun Bapang, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, yang sukses mengembangkan usaha sapi berukuran jumbo sejak tahun 2018. Usaha ini nampaknya bisa ditiru.

Di kandangnya saat ini, Masrukhi memelihara lebih dari 50 ekor sapi jumbo dari berbagai jenis unggulan, seperti Limosin, Simental, hingga Pegon. Rata-rata bobot sapi yang ia pelihara berkisar antara 850 hingga 930 kilogram, bahkan ada yang mencapai lebih dari 1 ton dan sudah laku terjual.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Alhamdulillah, menjelang Hari Raya Kurban ini permintaan meningkat tajam. Sudah sekitar 20 ekor yang dipesan untuk kurban,” ungkap Masrukhi dengan wajah sumringah, Kamis (15/5/2025).

Peningkatan permintaan itu juga berdampak pada naiknya harga jual. Sapi jumbo miliknya kini dibanderol dengan harga mulai dari Rp28 juta hingga Rp85 juta per ekor, tergantung jenis dan bobotnya. Tak heran, dari penjualan di musim kurban tahun ini, ia menargetkan omzet antara Rp1 hingga Rp2 miliar.

Kesuksesan ini tentu tidak datang begitu saja. Setiap hari, Masrukhi bersama timnya melakukan perawatan intensif terhadap sapi-sapi jumbo tersebut. Mulai dari membersihkan kandang, memandikan sapi, hingga memberi pakanberkualitas. Tak kurang dari dua kwintal lebih pakan dihabiskan setiap harinya demi menjaga kesehatan dan pertumbuhan hewan ternak.

“Yang penting kebersihan kandang dan kualitas pakan harus terjaga. Kalau sehat, berat badan sapi cepat naik, dan pembeli pun puas,” ujar Masrukhi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keseriusan dan ketelatenan Masrukhi dalam mengelola usaha peternakan sapi jumbo ini menjadi bukti bahwa sektor peternakan memiliki potensi besar jika digarap dengan serius. Tak hanya menghasilkan keuntungan besar, usaha ini juga membuka lapangan kerja dan menggerakkan roda ekonomi lokal di pedesaan.

“Semoga terus diberikan kelancaran dalam usaha. Menjelang hari raya kurban merupakan keberkahan bagi kami sebagai seorang peternak sapi,” ungkapnya. (roi/ebs)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT