News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jubir Kepresidenan Tanggapi Soal Keracunan dalam Program MBG di Sejumlah Wilayah

Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Adita Irawati, angkat bicara soal sejumlah laporan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG)..
Kamis, 15 Mei 2025 - 15:12 WIB
Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Adita Irawati di Bandung
Sumber :
  • Cepi Kurnia/tvOne

Bandung, tvOnnews.com - Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Adita Irawati, angkat bicara soal sejumlah laporan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di berbagai wilayah. 

Menurutnya pemerintah pusat tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang pertama, pemerintah sudah menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Menteri Sekretariat Negara juga langsung menyampaikan hal tersebut, disertai komitmen kuat untuk melakukan perbaikan, terutama dalam hal pengawasan," kata Adita, Kamis (15/05/2025).

Puluhan pelajar keracunan usai mengkonsumsi makan bergizi gratis
Puluhan pelajar keracunan usai mengkonsumsi makan bergizi gratis
Sumber :
  • tvOnenews.com - Denden Ahdani

 

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, pelaksanaan MBG sendiri telah memiliki standar operasional prosedur (SOP) dalam pelaksanaannya. 

Akan tetapi, pemerintah tetap membuka ruang evaluasi guna mengetahui bagian mana yang perlu diperbaiki.

Bahkan menurutnya, hal fundamental yang menjadi bahan evaluasi dalam program tersebut adalah soal pengiriman makanan. 

"Semua kejadian yang terjadi di berbagai kota menjadi masukan penting. Salah satu aspek yang dievaluasi adalah soal waktu pengiriman makanan, yang diupayakan agar tidak terlalu lama untuk menghindari risiko kontaminasi," katanya.

Selain waktu pengiriman, pemilihan bahan makanan juga menjadi sorotan. 

Menurutnya, semua prosedur telah dirancang untuk memastikan keamanan makanan, namun peningkatan pengawasan kini menjadi prioritas utama.

Dari hasil evaluasi awal, beberapa mitra pelaksana program yang tidak mematuhi prosedur sudah tidak lagi diajak bekerja sama. 

"Ada beberapa mitra yang langsung diputus kerja samanya karena tidak mengikuti prosedur yang telah ditetapkan," tegasnya.

Ia juga meminta agar masyarakat untuk turut berperan aktif dalam pengawasan. 

Pemerintah telah menyediakan platform pelaporan yang dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan masukan terkait pelaksanaan di lapangan.

"Kami mohon bantuan dari seluruh unsur masyarakat untuk ikut mengawal program ini. Masukan yang diberikan akan menjadi bahan perbaikan bagi Badan Gizi Nasional (BGN), kementerian/lembaga terkait, dan juga pemerintah daerah," tutupnya. (cep/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral