News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkes Sebut Prabowo Dapat Rating Tinggi Survei Litbang Kompas karena Program Kesehatan

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap faktor yang menentukan Presiden RI Prabowo Subianto mendapat rating tinggi dalam survei Litbang Kompas terbaru.
Rabu, 14 Mei 2025 - 17:12 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap faktor yang menentukan Presiden RI Prabowo Subianto mendapat rating tinggi dalam survei Litbang Kompas periode Januari 2025.

Hal inj disampaikan saat rapat dengan Komisi IX DPR di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (14/5/2025). Budi mengatakan hal itu karena Prabowo menyediakan banyak program kesehatan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Program ini adalah yang paling menentukan kenapa Pak Prabowo ratingnya paling tinggi,” ungkap Budi.

Rapat Komisi IX DPR dengan Menkes Budi Gunadi Sadikin di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (14/5/2025).
Rapat Komisi IX DPR dengan Menkes Budi Gunadi Sadikin di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (14/5/2025).
Sumber :
  • Syifa Aulia/tvOnenews.com

 

Dia menjelaskan Prabowo memasukkan program kesehatan ke dalam program kerjanya seperti cek kesehatan gratis, membangun rumah sakit lengkap di daerah, makan bergizi gratis atau bantuan gizi untuk balita dan ibu hamil, serta menurunkan kasus TBC.

Berdasarkan survei Litbang Kompas, Budi memaparkan sebanyak 85 persen masyarakat puas terhadap program cek kesehatan gratis. 

Lalu, 82,1 persen masyarakat puas dengan renovasi sekolah rusak, 81 persen puas dengan pembangunan rumah sakit lengkap berkualitas di kabupaten.

Kemudian, pada urutan keempat yakni sebanyak 81 persen puas dengan pembangunan sekolah unggul terintegrasi di setiap kabupaten.

Nomor lima sebanyak 78,1 persen puas dengan bantuan gizi untuk anak balita dan ibu hamil, dan urutan keenam yakni 74,6 persen puas dengan penurunan kasus TBC sampai 50 persen dalam lima tahun.

“Jadi beliau (Prabowo) itu kenapa tinggi ratingnya (tinggi) itu 1, 3, 5, 6 kesehatan,” ungkap Budi.

Dia lalu berkelakar kepada anggota Komisi IX DPR untuk memasukkan program layanan kesehatan jika ingin memenangkan Pileg 2029.

“Jadi harusnya semua yang ada di Komisi IX, kalau pemilihan lagi, (ingin) menang lagi, karena rakyat sangat sensitif ke sini,” pungkasnya. (saa/muu)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral