News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

TikToker Skakmat Dedi Mulyadi Soal Siswa Gemulai Bakal Dikirim ke Barak Militer, Riezky Kabah Sebut Rencana KDM Itu...

Seorang TikToker, bernama Riezky Kabah tantang Gubernur Jawa Barat soal rencananya mengirim siswa gemulai ke barak militer. Menohok ini pesan pria gemulai itu.
Rabu, 14 Mei 2025 - 16:52 WIB
Kolase Gubernur Dedi Mulyadi dan TikToker gemulai Riezky Kabah
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang TikToker, bernama Riezky Kabah tantang Gubernur Jawa Barat soal rencananya mengirim siswa gemulai ke barak militer.

Dedi Mulyadi meluaskan kebijakannya terkait penanganan anak-anak bermasalah yang dikirim ke barak militer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah menerapkan kepada anak-anak nakal, KDM (Kang Dedi Mulyadi) kini berencana mengirim siswa gemulai untuk ikut pendidikan militer di barak TNI.

Rencana KDM itu mendapat respons menohok dari seorang TikToker Riezky Kabah. 

Kolase Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan siswa gemulai
Kolase Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan siswa gemulai
Sumber :
  • Istimewa

 

Lewat akun pribadinya @riezky.kabah, sang TikToker bahkan menantang Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

"Gak akan mempan pak, gua sebagai siswa yang gemulai yang ada semakin suka sih dimasukin ke barak militer yang banyak cowok-cowok. Gak akan bisa berubah pak, percaya sama aku," uangkapnya dikutip dari akun TikToknya, Selasa (13/5/2025).

Bahkan TikToker gemulai tersebut mengaku sudah pernah dihukum menjadi laki-laki yang sesungguhnya, namun tetap tidak berhasil.

"Aku berpengalaman banget pak, aku pernah dihukum supaya menjadi laki, cuman enggak mempan, malah makin belok," katanya. 

"Jadi udah harap maklumin aja, enggak usah repot-repot untuk merubah seseorang menjadi laki seutuhnya," tambahnya.

Pendidikan karakter di barak TNI
Pendidikan karakter di barak TNI
Sumber :
  • Cepi-tvOne

 

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memasukkan siswa gemulai ke dalam barak militer seperti anak-anak nakal.

"Nanti rencananya anak laki-laki yang berprilaku seperti wanita (Gemulai) atau sebaliknya harus ikut pendidikan karakter di Barak Militer. Dibina karena banyak memang, saya enggak tahu gitu (datanya)," kata Dedi Mulyadi, Selasa (13/5/2025).

Tak hanya pemuda gemulai, Dedi Mulyadi juga berencana membawa pemuda-pemuda yang kerap mabuk-mabukan dan membuat onar.

"Kalau misalnya, dibawa ke kantor polisi beberapa malam ditahan, keluar lagi berbuat onar lagi enggak ada perubahan, nah itu harus dibawa," kata Dedi Mulyadi.

Reaksi Netizen

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rencana Dedi Mulyadi itu menuai pro dan kontra, terutama di kalangan warganet. 

"Barak kandang macan atau di sel kasih aja tikus, kecoa, kelabang," komentar netizen menanggapi pernyataan pria gemulai tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral