GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Asing Soroti Dedi Mulyadi: Innovative or Dangerous?

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi tak hanya menjadi sorotan masyarakat dan media di Indonesia karena kebijakannya. Tapi, Dedi juga menjadi sorotan media asing
Selasa, 13 Mei 2025 - 17:12 WIB
Media Asing Soroti Dedy Mulyadi: Innovative or Dangerous?
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi tak hanya menjadi sorotan masyarakat dan media massa Indonesia karena kebijakannya. Namun, Dedi Mulyadi juga menjadi sorotan media asing asal Singapura, Channel News Asia (CNA).

Media tersebut menuliskan beritanya dengan tajuk, "Innovative or 'dangerous'? Indonesia's local leaders raise eyebrows with vasectomy-for-aid and other schemes".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan media tersebut menyorot bagaimana 961 pemimpin daerah Indonesia bebas membuat program mereka sendiri.

Selain itu, media itu juga menuliskan soal inisiatif Dedi membuat kamp pelatihan militer menimbulkan kontroversi.

"Mengenakan seragam hijau dan topi yang menyerupai milik tentara Indonesia, puluhan remaja laki-laki berbaris rapi di tengah lapangan di Purwakarta, Jawa Barat, sambil berteriak: "Siap, siap, siap! Keren! Ayo tetap semangat!"," tulisnya, dikutip pada Selasa, (12/5/2025).

"Orang mungkin mengira mereka adalah tentara yang sedang menjalani pelatihan, tetapi sebenarnya mereka adalah siswa SMP Indonesia yang dianggap penjahat dan menjalani kamp pelatihan selama 14 hari," tulisnya.

"Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang memperkenalkan program tersebut, yakin bahwa militerlah yang dapat mendisiplinkan para siswa ini. Ia telah mengalokasikan dana sebesar Rp 6 miliar rupiah untuk program tersebut dan menargetkan hingga 2.000 siswa untuk ikut serta," tulisnya lagi.

Untuk diketahui, dalam laporannya bahwa program ini akhirnya menimbulkan pro dan kontra. 

Program yang memanfaatkan pos-pos militer regional dan melibatkan militer Indonesia serta polisi nasional, disebut memicu kritik dari beberapa anggota parlemen dan kelompok hak asasi manusia, yang mempertanyakan apakah ini cara yang tepat untuk mendidik anak-anak.

"Namun Dedi menepis kritik tersebut," muat laman tersebut lagi.

"Jika Anda seorang pemimpin, Anda harus sekuat batu karang," kutip CNA merujuk pernyataan Dedi.

"Jika Anda memiliki pikiran dan ide, jangan pernah menyerah," muat laman itu lagi.

Dikatakan juga bahwa selain program itu Dedi Mulyadi juga membuat kebijakan kontroversial lain. 

Ia menyarankan agar para suami yang ingin menerima bantuan sosial menjalani vasektomi untuk memastikan mereka tidak memiliki anak lagi dan meningkatkan kemiskinan.

"Dengan populasi sekitar 50 juta, Jawa Barat adalah provinsi terpadat di Indonesia, dan sekitar 7,5 persen penduduknya hidup dalam kemiskinan," muat laman itu lagi.

"Ia menawarkan insentif tunai sebesar 500.000 rupiah kepada mereka yang setuju untuk menjalani vasektomi dan berkata ini bukan paksaan, tetapi undangan untuk tanggung jawab bersama," tambah CNA.

Bahkan, bukan hanya Dedi Mulyadi yang disorot. Gubernur Jakarta Pramono Anung yang mewajibkan pegawai negeri sipil (PNS) untuk menggunakan transportasi umum sejak 30 April dan mengambil swafoto sebagai bukti juga dimuat.

"Program tersebut bertujuan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas dan polusi udara yang terkenal di ibu kota," katanya.

"Namun sejauh ini, belum ada sanksi terhadap 50.000 pegawai negeri sipil yang tidak mematuhi aturan tersebut," tulis CNA.

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, juga ditulis. Hal ini soal melarang waria bernyanyi di atas panggung selama acara, sejak April.

"Pemerintah Gorontalo mengatakan hal ini sebagai tanggapan atas keluhan masyarakat yang mengklaim bahwa artis waria melanggar norma sosial Indonesia," muatnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, CNA juga memasukkan analis lokal. 

Disebut bagaimana program-program dapat secara signifikan memengaruhi popularitas para pemimpin daerah. (aag)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berkas Perkara Mantan Bupati Ponorogo Lengkap, KPK Segera Limpahkan ke Jaksa Untuk Disidangkan

Berkas Perkara Mantan Bupati Ponorogo Lengkap, KPK Segera Limpahkan ke Jaksa Untuk Disidangkan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelesaikan penyidikan terkait kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.
Terungkap, Penyebab Utama Polisi Tahan Richard Lee, Polda Metro Beberkan Tingkahnya

Terungkap, Penyebab Utama Polisi Tahan Richard Lee, Polda Metro Beberkan Tingkahnya

Terungkap, penyabab Utama Polda Metro Jaya menahan tersangka Richard Lee dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan layanan
Dasco Ajak Masyarakat Sipil Perkuat Persatuan Nasional

Dasco Ajak Masyarakat Sipil Perkuat Persatuan Nasional

Wakil Ketua DPR RI Dasco mengajak semua pihak untuk memperkuat persatuan nasional. Kekompakan masyarakat sipil menjadi kunci jalannya pemerintahan yang baik.
Panggil 3 Pemain Diaspora, Kurniawan Dwi Yulianto Siapkan Skuad Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala AFF U-17 2026

Panggil 3 Pemain Diaspora, Kurniawan Dwi Yulianto Siapkan Skuad Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala AFF U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto mulai menyiapkan strategi untuk menghadapi Piala AFF U-17 2026. Salah satu langkah yang direncanakan ... -
KPK Telusuri Sosok di Balik Pengkondisian Saksi-saksi di Kasus Sudewo

KPK Telusuri Sosok di Balik Pengkondisian Saksi-saksi di Kasus Sudewo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telusuri dalang dibalik dugaan pengkodisian para saksi untuk bicara tidak jujur saat diminta keterangan terkait kasus Sudewo.
Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Timnas Indonesia disebut masih memiliki celah kecil untuk tetap tampil di Putaran 5 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Peluang tersebut muncul akibat situasi geopol

Trending

John Herdman Harap-harap Cemas, Konflik Timur Tengah Bisa Ganggu Kedatangan Pemain Diaspora ke Timnas

John Herdman Harap-harap Cemas, Konflik Timur Tengah Bisa Ganggu Kedatangan Pemain Diaspora ke Timnas

Konflik Iran-Israel berpotensi mengganggu penerbangan pemain diaspora Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di GBK.
Dokter Richard Lee Resmi Ditahan Polda Metro!

Dokter Richard Lee Resmi Ditahan Polda Metro!

Dokter Richard Lee resmi dilakukan penahanan usai diperiksa sebagai sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan
Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Mantan istri Pratama Arhan, Azizah Salsha mengungkap dampak dugaan fitnah dari YouTuber Adimas Firdaus (Resbob) dan Muhammad Jannah (Bigmo) sudah sangat fatal.
Bali United Permalukan Arema FC 4-3, Persaingan Papan Atas Liga 1 Makin Panas

Bali United Permalukan Arema FC 4-3, Persaingan Papan Atas Liga 1 Makin Panas

Bali United sukses mencuri perhatian setelah meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang. Hasil ini bukan hanya mempermalukan
Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Timnas Indonesia disebut masih memiliki celah kecil untuk tetap tampil di Putaran 5 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Peluang tersebut muncul akibat situasi geopol
Nabilah O’Brien Buka Suara Usai Jadi Korban Pencurian Tetapi Ditetapkan Sebagai Tersangka: Terlalu Janggal

Nabilah O’Brien Buka Suara Usai Jadi Korban Pencurian Tetapi Ditetapkan Sebagai Tersangka: Terlalu Janggal

Selebgram Nabilah O’Brien yang juga pemilik rumah makan Bibi Kelinci Kopitiam di Kemang buka suara usai menjadi korban pencurian tetapi justru ditetapkan
Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Setelah lima bulan berlalu pisah jalan dengan Megawati Hangestri tepatnya pada akhir Oktober 2025, Manisa BBSK malah hampir keluar sebagai juara liga Turki.
Selengkapnya

Viral