GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Keracunan Lansia saat Kegiatan Rutin Posyandu, Polisi Turun Tangan

Kepolisian Resor Blitar, Jawa Timur turun tangan tanggapi Viral keracunan massal lansia saat kegiatan rutin posyandu lansia di Desa Sidomulyo, Kabupaten Blitar.
Senin, 12 Mei 2025 - 18:10 WIB
Ilustrasi polisi.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Viral keracunan massal warga lanjut usia saat kegiatan rutin posyandu lansia di Desa Sidomulyo, Kabupaten Blitar.

Kepolisian Resor Blitar, Jawa Timur langsung turun tangan menangani dugaan keracunan massal tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Seksi Humas Polres Blitar Ipda Putut Siswahyudi menceritakan lansia itu mengikuti posyandu lansia di balai dukuh Dusun Sidorejo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar.

"Kurang lebih 57 lansia dalam kegiatan tersebut. Mereka mengerjakan kegiatan senam pagi, kemudian pemeriksaan kesehatan seperti cek tensi dan berat badan," katanya di Blitar, Senin (12/5/2025).

Kegiatan itu berlangsung pada hari Minggu (11/5/2025).

tvonenews

Selama kegiatan berlangsung, peserta lansia diberi 1 bungkus plastik berisi kolak kacang hijau dan 2 buah pisang yang disediakan oleh kader posyandu lansia.

Setelah itu, beberapa di antara mereka ada yang langsung meminum kolak kacang hijau tersebut.

Namun, ada pula yang membawa pulang ke rumah masing-masing.

Bidan desa Dusun Sidorejo, Desa Sidomulyo tersebut mendapat informasi dari warga kalau lansia yang mengalami lemas, diare, dan muntah.

"Selanjutnya oleh bidan desa diarahkan ke Puskesmas Boro Selorejo Blitar untuk menjalani perawatan lebih lanjut," kata Ipda Putut Siswahyudi.

Kepolisian Resor Blitar juga langsung melakukan penyelidikan terkait dengan laporan dugaan keracunan tersebut.

Polisi juga melakukan pendataan terkait dengan korban serta barang bukti.

Selain itu, Kepolisian Resor Blitar juga melakukan koordinasi dengan Kepala Puskesmas Desa Boro, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar.

"Kami juga sudah mengambil sampel makan untuk keperluan uji laboratorium," katanya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, lansia tersebut mulai merasakan tanda gejala di atas 4 jam setelah mereka mengonsumsinya. 

Adapun tanda gejala dominan yang muncul, di antaranya diare, mual, muntah, dan sakit perut.

"Dengan kriteria tersebut dapat diduga kejadian keracunan makanan diakibatkan oleh makanan yang terkontaminasi oleh bakteri (faktor bakteriologi)," kata dia.

Disebutkan bahwa total korban yang diduga keracunan dari peristiwa tersebut sebanyak 58 orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka dirawat di sejumlah tempat perawatan seperti puskesmas, klinik, hingga rumah sakit.

Hingga saat ini, korban yang masih dirawat sebanyak 22 orang, sedangkan sisanya sudah diizinkan pulang. Mereka tetap dalam pemantauan medis.(ant/lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral