News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bawa-bawa RI 1, Hercules Cuma Bisa Diperintah oleh 2 Sosok Ini? Advokat Penegak Hukum Antipremanisme Sebut 2 Nama, Ternyata...

Tim Advokat Penegak Hukum Antipremanisme mengatakan, bahwa ada dua sosok yang bisa memerintahkan Hercules.
Sabtu, 10 Mei 2025 - 22:22 WIB
Pengacara Saor Siagian adukan Hercules ke Komisi III DPR RI
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Nama Hercules akhir-akhir ini kembali menjadi sorotan, setelah kontroversinya yang menyebut Jenderal (Purn.) Sutiyoso "bau tanah".

Pernyataan itu lantas membuatnya harus 'berurusan' dengan sejumlah jenderal TNI, salah satunya Jenderal (Purn.) Gatot Nurmantyo yang mengecam pernyataan Hercules.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, masalah tersebut melebar dan menyeret nama organisasi masyarakat (ormas) yang dibentuk Hercules, yakni Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya.

 

Organisasi itu sudah punya anggota yang tak sedikit dan tersebar di berbagai penjuru Indonesia.

Namun, tak sedikit juga pihak yang merasa bahwa GRIB Jaya perlu dibubarkan, karena dinilai meresahkan masyarakat.

Hercules
Hercules
Sumber :
  • Kolase

 

Salah satu orang yang tergabung dalam Tim Advokat Penegak Hukum Antipremanisme (Tumpas), Saor Siagian, bahkan sampai mendatangi Komisi III DPR untuk mendesak agar pemerintah bisa menindak tegas Hercules dan GRIB Jaya.

Tak segan-segan, Saor bahkan meminta agar Hercules juga ikut ditangkap.

 

Langkah yang dibuat oleh Tim Tumpas pun diakui oleh Hercules sebagai suatu hal yang mengganggunya.

Pria dengan nama asli Rosario de Marshall tersebut menilai, jika Saor memang benar seorang advokat, maka seharusnya ia mengerti soal hukum.

Sebab, menurut penilaian Hercules, desakan yang disampaikan ke Komisi III DPR tersebut justru sebagai bentuk pengancaman dan provokasi.

"Saya merasa terganggu karena negara ini negara hukum. Semestinya, kalau memang benar-benar pengacara, semestinya mereka tahu hukum," tegas Hercules, dikutip dari YouTube Seleb On Cam News, Jumat (9/5/2025).

"Tidak ada hujan, tidak ada angin, tiba-tiba mereka muncul di Komisi III untuk mendesak Komisi III segera melakukan penangkapan. Ini semacam pengancaman dan provokasi," sambungnya.

Mantan preman Tanah Abang, Hercules.
Mantan preman Tanah Abang, Hercules.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

 

Hercules bahkan dengan berani menyatakan, bahwa dirinya akan membawa hal tersebut ke ranah hukum untuk mematahkan tudingan tersebut.

Namun, ia justru meragukan jika apa yang dilakukannya nanti bisa jadi disebut sebagai tindakan premanisme.

"Kita akan bawa ke ranah hukum. Kalau nanti saya pakai cara saya, nanti dibilang preman lagi," ucap Hercules.

"Karena saya sudah mengerti hukum, saya tidak akan pakai cara saya," tegasnya.

 

Di sisi lain, salah satu orang lainnya yang tergabung dalam Tim Tumpas, Rapen Sinaga, menyebut bahwa Hercules sudah bertindak keterlaluan.

Sebab, menurutnya, dalam beberapa video yang tersebar, Hercules menyebut bahwa hanya ada dua sosok yang bisa memerintahkannya. Dua sosok yang dimaksud olehnya tersebut adalah Prabowo Subianto dan Gus Miftah.

"Di beberapa video juga hanya ada dua yang katanya bisa memerintah si Hercules ini, Pak Prabowo sama Gus Miftah," ujar Rapen Sinaga saat Tumpas melaksanakan rapat bersama Komisi III DPR RI pada Kamis (8/5/2025).

 

Menurut Rapen, pernyartaan Hercules tersebut sudah keterlaluan karena turut menyerat nama orang nomor 1 di Indonesia.

"Saya pikir, dengan dia (Hercules) menyebut begitu, ini kan sudah keterlaluan, Presiden dibawa-bawa gitu ya," ungkap Rapen.

Hercules dan Gus Miftah
Hercules dan Gus Miftah
Sumber :
  • YouTube/Gus miftah official

 

Rapen bahkan menyebut bahwa Hercules terkesan disegani, bahkan oleh badan penegak hukum. Padahal aksi-aksi yang dilakukan oleh Hercules dan ormasnya adalah bentuk premanisme.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mungkin kita juga sama-sama tahu dan bisa melihat nyata sekali aksi-aksi yang dilakukan dengan cara preman," katanya.

"Saya pikir ini bisa langsung ada tindakan nyata ya, atau sifatnya rekomendasi dari Komisi III supaya GRIB, misalnya, langsung dibubarkan atau dibekukan gitu," tegas Rapen. (ism)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral