GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

200.000 Botol Tinta dan Komponen Palsu Termasuk Bahan Baku Dimusnahkan

Bareskrim Polri gerebek lokasi produksi tinta printer palsu di Villa Mutiara Gading 1, Desa Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Sabtu, 10 Mei 2025 - 17:09 WIB
Ilustrasi garis polisi.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menggerebek lokasi produksi tinta printer palsu yang berada di Villa Mutiara Gading 1, Desa Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

Tiga rumah tinggal yang dijadikan tempat produksi dan penyimpanan barang palsu turut diperiksa. Seluruh barang bukti dari ketiga lokasi tersebut telah diangkut dan dimusnahkan pada 21 Maret 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penggerebekan oleh pihak Kepolisian yang terjadi pada Agustus 2024 lalu ini merupakan salah satu aksi terbesar di Indonesia dalam memberantas perdagangan tinta printer palsu.

Pemilik usaha tinta palsu ini diketahui bernama Riyanto, yang ditangkap saat penggerebekan berlangsung.

Menurut pengakuannya, ia sebelumnya bekerja di toko tinta selama 15 tahun di ITC Mangga Dua, Jakarta.

tvonenews

Dia tergiur untuk menjalankan bisnis tinta palsu setelah dikenalkan oleh seorang kenalan yang menyediakan seluruh bahan baku, kemasan, dan mesin produksi.

Namun, orang tersebut kini telah menghilang dan tidak bisa dihubungi sejak penggerebekan dilakukan.

Dalam penggerebekan tersebut, hampir 500 karton botol tinta palsu merek Epson yang siap diedarkan berhasil disita.

Jumlah total botol tinta palsu Epson yang ditemukan mencapai hampir 30.000 unit, menjadikannya penyitaan tinta palsu terbesar di Indonesia.

Botol tinta palsu dari merek lain juga turut diamankan. Selain produk jadi dan mesin produksi, petugas juga menyita sekitar 200.000 botol kosong, kotak, label, dan stiker palsu bermerek Epson.

Di antara barang bukti yang disita, terdapat lebih dari 80 drum besar berisi tinta pewarna generik berkualitas rendah yang diimpor dari Tiongkok.

Dengan menggunakan bahan baku dan tinta berkualitas rendah ini, produk palsu dijual secara daring dengan harga murah dan sering kali diklaim sebagai "stok lama".

Produsen tinta printer palsu menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas kegiatan produksi dan distribusi produk tinta palsu yang dilakukannya.

“Epson mengapresiasi dukungan dari Kepolisian dalam memberantas perdagangan produk tinta palsu. Kami akan terus bekerja sama dengan pihak Kepolisian untuk mengidentifikasi dan melakukan penegakan hukum lebih lanjut guna melindungi mitra penjualan serta konsumen yang mungkin tanpa sadar membeli produk tinta Epson palsu," kata salah satu juru bicara Epson dalam keterangannya, Sabtu (10/5/2025).

Untuk membantu konsumen memastikan keaslian tinta printer Epson yang dibeli, Epson telah memperkenalkan inisiatif pengecekan mandiri di Indonesia.

Konsumen dapat memindai kode QR yang terdapat pada kemasan produk menggunakan aplikasi seluler gratis “Epson Genuine”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil pengecekan akan langsung menampilkan apakah botol tinta yang dibeli asli atau palsu.

“Dari kasus ini, terlihat jelas bahwa produsen tinta palsu menggunakan bahan pewarna yang murah dan berkualitas rendah. Penggunaan tinta seperti ini akan menghasilkan cetakan atau gambar yang cepat pudar, buram, atau berubah warna. Hal ini tentu menjadi kekhawatiran besar bagi konsumen dan pelaku usaha yang mengharapkan hasil cetak tahan lama,” tambah juru bicara Epson. Dalam permintaan maafnya, Riyanto mengakui bahwa tinta palsu yang diproduksinya memiliki kualitas rendah dan dapat merusak perangkat printer," pungkasnya.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT