News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketahuan Perkosa Keluarga Pasien, Dokter Residen FK Unpad Sempat Mau Bunuh Diri Sebelum Ditangkap Polisi

Priaguna Anugerah Pratama dokter residen PPDS Unpad sempat berupaya bunuh diri sebelum ditangkap polisi kasus pemerkosaan keluarga pasien di RSHS Kota Bandung.
Kamis, 10 April 2025 - 16:50 WIB
Dokter PPDS Anestesi Unpad yang Perkosa Keluarga Pasien di RSHS
Sumber :
  • Rubby Jovan-Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Priaguna Anugerah Pratama dokter residen PPDS Unpad sempat berupaya bunuh diri sebelum ditangkap polisi kasus pemerkosaan keluarga pasien di RSHS Kota Bandung.

Hal itu diungkap langsung oleh Direktur Reskrimum Polda Jabar Kombes Pol. Surawan dalam konferensi pers, Rabu (9/4/2025) kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi, pelaku setelah ketahuan itu sempat berusaha bunuh diri juga," katanya.

Surawan menuturkan, pelaku sempat akan mengakhiri hidup dengan cara memotong urat nadi.

Polda Jabar gelar konferensi pers terkait kasus pemerkosaan keluarga pasien oleh dokter residen PPDS Unpad
Polda Jabar gelar konferensi pers terkait kasus pemerkosaan keluarga pasien oleh dokter residen PPDS Unpad
Sumber :
  • Cepi Kurnia/tvOne

 

"Memotong urat-urat adi sehingga dia sempat dirawat, setelah dirawat baru ditangkap," tambahnya.

Tersangka Priguna Anugerah Pratama kini sudah ditahan polisi terhitung sejak 23 Maret 2025.

Ia dijerat dengan Pasal 6C Undang-undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun penjara.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) mencabut Surat Tanda Registrasi (STR) dan membatalkan izin praktik tersangka dokter residen PPDS Unpad.

"Pencabutan STR akan otomatis membatalkan Surat Izin Praktik (SIP) dr PAP," dikutip dari Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Kamis (10/2/2025).

Kronologi Pemerkosaan

Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS)
Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS)
Sumber :
  • Cepi-tvOne

 

Kasus pemerkosaan keluarga pasien ini terjadi pada 18 Maret sekitar pukul 01.00 WIB. 

Saat itu korban berinisial FA tengah menjaga ayahnya yang menjadi pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.

Korban diminta oleh tersangka Priaguna Anugerah Pratama untuk pengecekan atau transfuse darah.

Korban selanjutnya dibawa korban dari ruang IGD ke Gedung MCHC lantai 7.

Setelah berada di lantai 7, korban diminta untuk berganti pakaian menggunakan baju operasi.

Selanjutnya tersangka membius korban dengan cara menyuntik korban hingga tak sadarkan diri.

Namun pada pukul 04.00 WIB, korban tersadar dan Kembali ke IGD, hingga pada saat korban hendak buang air kecil, ia merasakan sakit pada alat vitalnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban akhirnya menceritakan Tindakan yang dilakukan tersangka sebelum ia tak sadarkan diri kepada ibunya. 

Keluarga korban merasa ada kejanggalan dari peristiwa tersebut, hingga akhirnya melaporkan itu kepada pihak kepolisian.(muu)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral