Kondisi Para Korban Pelecehan Guru Besar UGM Trauma, Ternyata Aksi Bejat Edy Meiyanto Sudah Dilakukan Selama Dua Tahun
- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pelecehan seksual terjadi di Universitas Gadjah Mada (UGM), dilakukan oleh Guru Besar Fakultas Farmasi Edy Meiyanto.Â
Sampai saat ini korban pelecehan guru besar UGM itu sekaligus saksi yang diperiksa oleh pihak kampus berjumlah 13 orang.Â
Jumlah korban pelecehan seksual oleh guru besar UGM tersebut berdasarkan pencatatan yang dilakukan oleh satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS).

- Tim tvOne - Sri Cahyani Putri
Â
Sekretaris UGM Andi Sandi mengatakan sempat mendapatkan laporan bahwa korban mengalami trauma akibat pelecehan tersebut.
Oleh karenanya, pihak kampus saat ini fokus kepada memberikan pendampingan kepada para korban.
"Untuk saat ini yang paling utama bagaimana institusi ini menjamin mahasiswi kembali beraktivitas dan bisa melanjutkan proses akademiknya," kata Andi, dikutip Rabu (9/4/2025).
Pihak UGM, lanjut Andi juga akan terus memberikan pendampingan hukum kepada para korban Edy Meiyanto jika dibutuhkan.
Adapun perbuatan bejat yang dilakukan Edy Meiyanto sudah terjadi selama dua tahun terakhir.
Modusnya yakni guru besar farmasi tersebut meminta agar bimbingan akademik dengan mahasiswinya dilakukan di luar kampus yakni rumahnya.
Selain memanfaatkan mahasiswi yang tengah mengerjakan skripsi, ia juga melakukan hal bejat tersebut ketika pembuatan proposal lomba dan kegiatan Cancer Chemoprevention Research Center (CCRC).
Saat ini, Edy sudah dipecat dari jabatannya lantaran telah melakukan pelecehan kepada sejumlah mahasiswi. (iwh)
Â
Load more