News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ribuan Tenaga Kesehatan Mengikuti Vaksinasi Ketiga Di RSUP Dr Sardjito 

Pada vaksinasi dosis ketiga ini vaksin Covid-19 yang digunakan adalah Moderna.
Minggu, 1 Agustus 2021 - 12:21 WIB
Tenaga Kesehatan di RSUP Sardjito Yogyakarta mengikuti pemberian vaksin Covid-19 dosis ketiga, Sabtu (31/7/2021)
Sumber :
  • tim tvOne

Yogyakarta - Vaksin dosis ketiga untuk tenaga kesehatan (Nakes) di RSUP Dr Sardjito mulai diberikan. Total ada 4.222 nakes serta civitas hospitalia yang akan mendapat vaksin dosis ketiga itu.

Direktur Utama RSUP Dr Sardjito, Eniarti menyampaikan, pada vaksinasi dosis ketiga ini vaksin yang digunakan adalah Moderna. Di hari pertama pelaksanaan vaksinasi diikuti 1.325 nakes.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk vaksinasi tahap ketiga ini tentu harus melalui vaksin tahap pertama dan kedua baru diberi yang ketiga ini. Ditargetkan semuanya sudah divaksin sampai Senin (2/8/2021) besok," paparnya saat ditemui awak media di gedung jantung terpadu RSUP Dr Sardjito.

Untuk vaksin tahap ketiga ini pihaknya mendapat 250 vial vaksin. Satu vial vaksin Moderna bisa diberikan kepada 15 orang.Mulai Agustus, Israel Akan Berikan Vaksin Dosis Ketiga untuk Lansia. "Penyuntikkan vaksin Moderna cukup satu kali saja," ujarnya.

Dengan pemberian vaksis dosis ketiga ini, dia berharap antibodi yang ada di dalam tubuh semakin terbentuk lebih kuat.

Menurutnya, pemberian vaksis dosis ketiga bagi nakes penting untuk dilakukan karena mereka berada di garda depan zona pelayanan Covid-19. 

Adapun yang menerima vaksin meliputi tenaga dokter spesialis, dokter sub spesialis, umum, perawat, hingga nakes penunjang lainnya.

"Mereka jadi prioritas. Sebab mereka harus berpaparan selama sekian jam bersama pasien Covid-19," terangnya.

Divisi Alergi Imunologi RSUP Dr Sardjito, dr Desinta menjelaskan, alasan mengapa nakes butuh booster. 

Padahal mereka sudah divaksin menggunakan vaksin Sionvac pada Januari dan Februari 2021 lalu. "Dari hasil penelitian, antibodi seseorang yang sudah divaksin Sinovac akan menurun setelah enam bulan. Jadi harus diperkuat lagi," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Vaksin moderna dipilih, lanjutnya, karena bahan dasar yang dipakai berbeda dengan vaksin Sinovac. Bahan vaksin Sinovac ialah virus yang telah dimatikan. Sedangkan Moderna berbasis mRna corona yang diberikan.

"Keunggulan vaksin Moderna akan memicu respon seluler yang lebih baik," tuturnya. (AndriPrasetyo/Cholid Syamsu)    
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT