News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polres Cianjur Tangkap Delapan Pelaku Pemalakan Sopir dan Pemudik dengan Senjata Tajam

Polres Cianjur menangkap delapan orang pelaku pemalakan terhadap pemudik, sopir angkutan umum dan penumpang. Polisi amankan barang bukti sejumlah senjata tajam.
Kamis, 3 April 2025 - 20:59 WIB
Polres Cianjur, Jawa Barat, menangkap delapan orang pelaku pemalakan terhadap sopir, penumpang dan pemudik dengan mengamankan sejumlah senjata tajam, Kamis (3/4/2025).
Sumber :
  • (ANTARA/Ahmad Fikri)

Jakarta, tvOnenews.com - Polres Cianjur menangkap delapan orang pelaku pemalakan terhadap pemudik, sopir angkutan umum dan penumpang.

Polisi juga mengamankan barang bukti sejumlah senjata tajam dari tangan para pelaku pemalakan pemudik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Tono Listianto mengatakan delapan orang pelaku yang juga mengaku anggota salah satu ormas itu berinisial AR, AP, A, H, JS, NH, UI, dan RHP. 

Mereka merupakan dua kelompok yang beraksi di dua lokasi berbeda.

"Pelaku AR, AP, A, dan H melakukan aksi pemalakan di Kecamatan Sukanagara dengan korban pemudik, sedangkan JS, NH, UI, dan RHP memalak para sopir angkutan umum dan penumpang yang hendak berangkat ke Cianjur selatan," katanya, Kamis (3/4/2025).

Para pelaku pemalakan pemudik sempat mengancam korban dengan senjata tajam kalau tidak memberikan sejumlah uang yang mereka minta. 

Sedangkan kelompok lainnya melakukan pemalakan dan pengancaman terhadap sejumlah sopir angkutan umum dan penumpang.

Korban yang mendapat pemalakan dan ancaman senjata tajam dari kedua kelompok tersebut melapor ke polsek setempat dan dilanjutkan ke Polres Cianjur. 

Petugas kemudian disebar untuk menangkap para pelaku pemalakan dan pengancaman.

"Pelaku ditangkap di sejumlah tempat dengan barang bukti senjata tajam yang dipakai untuk mengancam para korban. Pelaku dijerat dengan Pasal 368 KUHP, 335 KUHP, dan Pasal 2 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancam penjara maksimal 10 tahun," katanya.

Tono mengimbau masyarakat untuk segera melapor ketika mendapatkan aksi premanisme disertai pemalakan dan pengancaman agar polisi dapat langsung melakukan penangkapan karena aksi itu sudah mengganggu keamanan dan meresahkan masyarakat.

"Proses hukum tegas diterapkan bagi pelaku aksi premanisme disertai pemalakan dan ancaman, kami akan segera menindaklanjuti setiap laporan dengan penangkapan terhadap para pelaku," katanya.(ant)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral