News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kepala BNPB Pastikan Belum Ada WNI yang Menjadi Korban Gempa Dahsyat Myanmar

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan sejauh ini belum ada laporan terkait Warga Negara Indonesia (WNI) yang jadi korban gempa dahsyat M7,7 di Myanmar dan Thailand.
Selasa, 1 April 2025 - 21:33 WIB
Kepala BNPB Letjen Suharyanto melepas keberangkatan tim Satuan Tugas Kemanusiaan ke Myanmar di Lapangan Udara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Selasa (1/4/2025).
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com -  Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan sejauh ini belum ada laporan terkait Warga Negara Indonesia (WNI) yang jadi korban gempa dahsyat M7,7 di Myanmar dan Thailand. 

"Sejauh ini WNI aman. AlhamdulillH baik, yang luka-luka, apalagi korban jiwa tidak ada," kata Suharyanto, Selasa (1/4/2025). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, Suharyanto meminta agar media memastikan lagi ke Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) guna pembaharuan informasi terkait bencana gempa Myanmar tersebut.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia akan kembali mengirim bantuan logistik serta tim Indonesia Search and Rescue (INASAR) ke lokasi bencana alam gempa bumi di Myanmar.

Kepala BNPB Letjen Suharyanto melepas keberangkatan tim Satuan Tugas Kemanusiaan ke Myanmar di Lapangan Udara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Selasa (1/4/2025).
Kepala BNPB Letjen Suharyanto melepas keberangkatan tim Satuan Tugas Kemanusiaan ke Myanmar di Lapangan Udara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Selasa (1/4/2025).
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

 

Suharyanto mengatakan bahwa pada hari Kamis (3/4) nanti pemberangkatan bantuan tersebut akan dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

"Hari Kamis insyaAllah ya rekan-rekan media sekalian, akan berangkat 2 pesawat. Satu pesawat Garuda 747-800 berisi personel, delegasi resmi. Nanti akan berangkat sama-sama pada tanggal 3 April 2025, mudah-mudahan bisa dilepas oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto," ucap Suharyanto kepada wartawan di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Selasa (1/4/2025).

Suharyanto menjelaskan, personel inti yang akan diterjunkan nantinya berjumlah 16 orang. Tim tersebut berisi personel gabungan dari TNI, Polri dan Kementerian terkait.

"Didampingi oleh saya Kepala BNPB, kemudian dari TNI dari Bapak Kasum TNI, informasi juga mau berangkat, dari Polri juga nanti akan mendampingi ya. Polri bergabung dalam tim EMT Kementerian Kesehatan, dan mendukung dalam tim-tim lainnya. Jadi mungkin di tim belakang juga ada personel dari Polri. Jadi semuanya terlibat," terang Suharyanto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari dua pesawat yang diberangkatkan, isinya dibagi menjadi satu pesawat berisi tim personel dan satu pesawat lagi diisi oleh barang-barang bantuan untuk para korban gempa. Totalnya pun cukup banyak sekitar 80 ton.

"Nah 2 pesawat itu yang pertama hari Kamis nanti diisi oleh personil delegasi resmi ya, kemudian 1 pesawat kargo dengan isinya adalah barang-barang yang sangat dibutuhkan bagi masyarakat terdampak bencana. Itu dengan tonase sekitar 80 ton," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT