ADVERTISEMENT

LIVESTREAM
img_title
Tutup Menu
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali
Usai Kasus MinyaKita, Mencuat Kasus Beras Premium Takarannya Dikurangi
Sumber :
  • istimewa

Usai Kasus MinyaKita, Mencuat Kasus Beras Premium Takarannya Dikurangi

Usai viralnya kasus MinyaKita yang takarannya disunat. Kini mencuat kasus beras premium tekarannya juga dikurangi.
Kamis, 20 Maret 2025 - 03:35 WIB

Jakarta, tvOnenews.com - Usai viralnya kasus MinyaKita yang takarannya disunat. Kini mencuat kasus beras premium tekarannya juga dikurangi.

Sontak, hal ini membuat masyarakat heboh. Pasalnya, beras kemasan 5 kilogram takarannya disunat menjadi 4 kilogram.

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN), Moga Simatupang mengatakan, Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah mengetahui praktik curang tersebut. 

Selain itu, kini pihak Bareskrim Polri tengah menyelidiki kasus kecurangan tersebut.

"Sudah, kita sudah dengar. Itu sedang diproses sama Bareskrim Polri," beber Moga seusai penindakan SPBU nakal di Bogor, Rabu (19/3/2025).

Baca Juga

Moga menyebut, praktik kecurangan ini telah melanggar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. 

Dalam beleid itu, pelaku usaha wajib menyediakan barang dan jasa yang sesuai ukuran, takaran, serta timbangan.

Dia juga menjelaskan pada UU tersebut mengatur tentang kewajiban pelaku usaha dalam menyediakan barang dan jasa yang sesuai dengan ukuran, takaran, timbangan, dan jumlah yang sebenarnya.

"Jika tidak sesuai dengan ukuran, takaran, timbangan dan jumlah menurut ukuran hitungan yang sebenarnya kan ada sanksinya di situ," bebernya.

Untuk diketahui sebelumnya, informasi soal beras yang tak sesuai takaran beredar dari video di Youtube Short. 

Dalam video yang viral itu, kemasan yang tertulis yaitu 5 kg, namun ketika ditimbang berat beras hanya 4 kg. 

Akan tetapi, beras dari video yang viral tersebut bukan beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP), melainkan beras premium.

Soal Temuan MinyaKita

Sebagai informasi, Kecurangan ini ditemukan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, di mana MinyaKita kemasan 1 liter, tapi nyatanya berisi 750-800 mililiter.

Mentan menemukan kecurangan tersebut saat melakuka inspeksi dadakan (sidak) ke Pasar Jaya Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

"Kami menemukan pelanggaran. Minyakita dijual di atas HET, dari seharusnya Rp 15.700 menjadi Rp 18.000. Selain itu, volumenya tidak sesuai, seharusnya 1 liter tetapi hanya 750 hingga 800 mililiter. Ini adalah bentuk kecurangan yang merugikan rakyat, terutama di bulan Ramadan, saat kebutuhan bahan pokok meningkat," beber Amran, di Pasar Jaya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (8/3/2025).

Sementara, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Susanto telah menarik produk minyak goreng rakyat MinyaKita yang kemasannya dicurangi. 

Kecurangan itu, di mana isi MinyaKita dalam kemasan tidak sesuai.

"Nah, yang lapangan sudah kita ditarik-ditarik," bebrr Mendag di Jakarta, Senin (10/3/2025).

Akan tetapi, Mendag belum bisa menyita produk MinyaKita yang baru diproduksi oleh PT Artha Eka Global Asia. 

Sebab, kata dia, pabrik dari produsen minyak goreng tersebut secara tiba-tiba berpindah lokasi.

Sehingga, Mendag menunggu laporan dari Satgas pangan yang tengah menindak pabrik yang berpindah ke Karawang.

"Belum (disita). Ini kan teman-teman masih di Kerawang, di pabriknya. Belum selesai.
Kami juga masih menunggu laporannya," bebernya.

Di sisi lain, ia juga berjanji akan terus mengawasi peredaran MinyaKita. 

Bahkan, dia meminta, masyarakat untuk tidak segan melapor ke Kementerian Perdagangan jika ada kecurangan.

"Kedepan kita akan semakin banyak melakukan pengawasan ya. Sebenarnya kita itu juga rutin melakukan pengawasan. Makanya kenapa kita itu tanggal 7 itu langsung ke lokasi di Jalan Tole Iskandar. Karena kami memang dari awal sudah dapat informasi dan sudah melakukan pengawasan ke lapangan," pungkasnya. (aag)

Temukan semua yang Anda butuhkan berkaitan ramadhan! Jadwal puasa, artikel, video, serta hadis & ayat harian

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penyebab Harga Emas Menggila dan Terus Mencetak Rekor 

Penyebab Harga Emas Menggila dan Terus Mencetak Rekor 

Kenaikan harga tersebut menandai harga emas Antam yang kembali mencetak rekor. Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia terus mengalami lonjakan sejak pekan terakhir Ramadhan
Beli Bright Gas 12kg & 5,5kg di MyPertamina Bisa Dapat Gratis Ongkir Selama Lebaran, Begini Caranya

Beli Bright Gas 12kg & 5,5kg di MyPertamina Bisa Dapat Gratis Ongkir Selama Lebaran, Begini Caranya

Promo gratis biaya pengiriman berlaku untuk pengiriman ke area yang terjangkau oleh layanan Pertamina Delivery Service (PDS). 
Mulai 1 April 2025, AirAsia Perketat Penggunaan Power Bank di Persawat, Simak Aturannya!

Mulai 1 April 2025, AirAsia Perketat Penggunaan Power Bank di Persawat, Simak Aturannya!

Kebijakan ini diterapkan sesuai dengan standar keselamatan penerbangan global guna meningkatkan keamanan penerbangan serta meminimalkan risiko insiden yang berkaitan dengan baterai selama penerbangan.
Kelola THR Lebaran, Simak 5 Tips Investasi Saham Saat Market Terpuruk

Kelola THR Lebaran, Simak 5 Tips Investasi Saham Saat Market Terpuruk

Volatilitas pasar saat Ramadhan berpotensi berlanjut setelah Lebaran. Dilihat dari pengalaman setelah Lebaran 2021, 2022, dan 2024, IHSG mengalami koreksi pasca-libur panjang. 
Gemilang Bersama Timnas Indonesia Saat Kontra Bahrain, Bagaimana Nasib Maarten Paes di Bursa Transfer?

Gemilang Bersama Timnas Indonesia Saat Kontra Bahrain, Bagaimana Nasib Maarten Paes di Bursa Transfer?

Usai tampil impresif melawan Bahrain, Maarten Paes kembali ke FC Dallas. Apakah nilai pasarnya naik di bursa transfer atau tetap stabil? Ini ulasan lengkapnya
Apa Peran Kemenhan dan TNI dalam Satgas Kehutanan?

Apa Peran Kemenhan dan TNI dalam Satgas Kehutanan?

Kemenhan dan TNI berperan dalam Satgas Kehutanan untuk menjaga hutan dari ancaman ilegal, meningkatkan keamanan, dan mempercepat tanggap bencana lingkungan.

Trending

Top 3 Bola: FIFA Jatuhkan Hukuman Bagi Timnas Indonesia, Pelatih Bahrain Sentil Pemain Naturalisasi Indonesia, Hingga Kemenangan Lawan Bahrain Jadi Sia-sia Kata Media Vietnam

Top 3 Bola: FIFA Jatuhkan Hukuman Bagi Timnas Indonesia, Pelatih Bahrain Sentil Pemain Naturalisasi Indonesia, Hingga Kemenangan Lawan Bahrain Jadi Sia-sia Kata Media Vietnam

Tiga artikel sepak bola yang jadi top 3 para pembaca tvOnenews.com. Mulai dari FIFA beri hukuman pada Skuad Garuda, Jay Idzes pasang badan lawan pelatih Bahrain
Joey Pelupessy Bersyukur Gabung dengan Timnas Indonesia, Ada Rasa Nyaman di Kota Ini: Serasa di Rumah

Joey Pelupessy Bersyukur Gabung dengan Timnas Indonesia, Ada Rasa Nyaman di Kota Ini: Serasa di Rumah

Rasa syukur yang muncul, sebab ia bisa pulang kampung ke Indonesia. Sangat terlihat, raut wajahnya yang menikmati permainan beberapa waktu lalu.
Meski Jadi Raja Penakluk COTA, Marq Marquez Ungkap Kenangan Buruk 2019

Meski Jadi Raja Penakluk COTA, Marq Marquez Ungkap Kenangan Buruk 2019

Pebalap Ducati Marc Marquez masih menjadi raja penakluk Circuit of The Americas (COTA) di Austin Texas, yang menjadi sirkuit GP Amerika.
Memang Benar Ucapan Selamat Idul Fitri 'Minal Aidin Wal Faizin' Mengandung Arti Mohon Maaf Lahir Batin?

Memang Benar Ucapan Selamat Idul Fitri 'Minal Aidin Wal Faizin' Mengandung Arti Mohon Maaf Lahir Batin?

Ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri berkalimat "Minal Aidin Wal Faizin" kerap kali menjadi tradisi masyarakat Indonesia diartikan Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Kesempatan Terakhir Kejar Lailatul Qadar di 29 Ramadhan: Ini Amalan Spesifik yang Kata Ustaz Adi Hidayat Bisa Hapuskan Dosa Sejak Akil Baligh

Kesempatan Terakhir Kejar Lailatul Qadar di 29 Ramadhan: Ini Amalan Spesifik yang Kata Ustaz Adi Hidayat Bisa Hapuskan Dosa Sejak Akil Baligh

Ramadhan hampir berakhir, dan salah satu malam yang sering disebut sebagai peluang terakhir untuk meraih Lailatul Qadar adalah malam ganjil. Malam ini adalah malam ke-29 dimana merupakan malam ganjil terakhir di Ramadhan 2025 ini. Berikut amalan yang disarankan oleh Ustaz Adi Hidayat (UAH).
Bahrain, Arab Saudi, dan Australia Bisa Bikin China Ogah Main di Stadion GBK, Katanya Kandang Timnas Indonesia Itu...

Bahrain, Arab Saudi, dan Australia Bisa Bikin China Ogah Main di Stadion GBK, Katanya Kandang Timnas Indonesia Itu...

Media China bahas soal peluang kalahkan Timnas Indonesia di Stadion GBK, China harus bisa menang lawan Skuad Patrick Kluivert pada pertandingan Juni nanti.
4 Kandidat Pemain Pengganti Marselino Ferdinan di Laga Timnas Indonesia Kontra China, Nomor 3 Dijuluki The Next Arjen Robben

4 Kandidat Pemain Pengganti Marselino Ferdinan di Laga Timnas Indonesia Kontra China, Nomor 3 Dijuluki The Next Arjen Robben

Sebanyak empat kandidat ini layak menggantikan Marselino Ferdinan yang absen di pertandingan Timnas Indonesia melawan China.
Selengkapnya

Viral