Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akhirnya muncul di hadapan publik pasca penggeledahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kediamannya di Kota Bandung, beberapa waktu lalu.
Ridwan Kamil memposting kegiatannya di akun media sosial Instagram pribadinya @ridwankamil pada Rabu (19/3/2025).
Ridwan Kamil tampak mengunggah video anak bungsunya Arkana Aidan Misbach yang tengah mengikuti lomba balap sepeda.
"Kemarin Minggu mengantar anak untuk ikut perlombaan push bike untuk para balita. Semoga apapun hasilnya, meningkatkan rasa percaya diri anak-anak tersebut," tulis Ridwan Kamil.
Dalam unggahannya tersebut, Ridwan Kamil sempat menyinggung kasus dugaan korupsi Bank BJB yang sempat menyeret namanya.
Ia mengungkap kondisi kesehatan dirinya dan keluarganya pasca penggeledahan rumah yang dilakukan KPK beberapa waktu lalu.
"Terkait situasi saya hari-hari ini, saya Alhamdulillah sehat dan baik-baik saja. Semingguan memang hanya di rumah saja," ungkap Ridwan Kamil.
Ridwan Kamil mengatakan sebagai warga negara yang baik, ia harus kooperatif dan membantu negara agar semua kebutuhan informasi bisa diperoleh.
"Sehingga masalah bisa terang benderang dan objektif," ujarnya.
"Dan secara jernih pikir dan batin, jauhi pikiran berburuk sangka, atau menyimpulkan sesuatu yang belum disimpulkan resmi. Karena nanti jatuhnya jadi asumsi atau malah menjadi fitnah, apalagi ini bulan suci Ramadhan. Terima kasih sebelumnya," tambahnya.
Dalam unggahan tersebut Ridwan Kamil juga menyampaikan permohonan maaf.
Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil membantah bahwa deposito Rp70 miliar yang disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat penggeledahan beberapa hari yang lalu di Kota Bandung.
Hal itu Ridwan Kamil sampaikan lewat tulisan secarik kertas tertanda nama Jelas Ridwan Kamil pada 18 Maret 2025.
"Deposito itu bukan milik kami, tidak ada uang atau deposito milik kami yang disita saat ini," ucap RK kepada media melalui surat yang disebar ke media massa dengan tanda tangannya, Selasa (18/3/2025).
Saat ini, Ridwan Kamil mengaku dalam kondisi sehat lahir dan batin serta masih melaksanakan aktivitas keseharian seperti biasa.
Namun, sejak awal ia mengungkapkan jarang memposting atau memperbaharui kegiatan pribadinya di media sosial.
RK melanjutkan, selama menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, ia mengaku memiliki jabatan ex-officio.
Untuk urusan BUMD, ia mengaku biasa mendapatkan laporan dari kepala biro BUMD atau komisaris sebagai perwakilan Gubernur Jawa Barat.
Akan tetapi, terkait masalah BJB, ia mengaku tidak menerima informasi hal itu.
Sehingga RK mengaku tidak mengetahui masalah yang terkait BJB.
"Untuk masalah ini, saya tidak pernah mendapat laporan ini," kata dia.
Sebelumnya, KPK telah menggeledah kediaman RK dan Bank BJB terkait dugaan mark up dana iklan.
Selain itu terdapat lima orang yang ditetapkan tersangka terdiri dari tiga orang swasta dan dua orang dari BJB.
Selain itu, aset yang disita seperti rumah, bangunan, tanah, roda dua dan roda empat. (cep/muu)
Load more