GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gilang Bungkus Jarik Diduga Kembali Beraksi, Berburu Sejumlah "Mangsa" di Media Sosial

Sosok Gilang Bungkus Jarik kembali viral di media sosial. Diduga sosok tersebut kembali beraksi dan memburu mangsa selanjutnya di media sosial. Ini kisah lengkapnya.
Rabu, 12 Maret 2025 - 10:03 WIB
Korban Gilang Bungkus Jarik
Sumber :
  • X @se*it*ms*bit

Jakarta, tvOnenews.com - Sosok "Gilang Bungkus Jarik" kembali viral di media sosial. Diduga sosok tersebut kembali beraksi dan memburu "mangsa" selanjutnya di media sosial. 

Sekitar tahun 2021 lalu, Gilang Bungkus Jarik dijatuhi vonis hukuman 5 tahun 6 bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dalam kasus pelecehan seksual berkedok penelitian bungkus kain jarik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui Gilang Bungkus Jarik sudah bebas dari hukumannya. 

Sosok Gilang Bungkus Jarik pun kembali viral baru-baru ini. Hal ini bermula dari cuitan netizen yang mengaku menjadi incaran selanjutnya.

Cuitan akun X @se*it*ms*bit ini diunggah pada Selasa (11/3/2025) lalu. 

Sontak cuitannya pun sudah dilihat jutaan kali oleh pengguna akun media sosial X, di-retweet dan di-likes ribuan kali dan dikomentari ratusan akun. 

Berikut kronologi Gilang Bungkus Jarik "mendekatinya" yang @se*it*ms*bit jelaskan di cuitannya:

"Halo semuanya, saya mohon bantuan kalian perihal Gilang Bungkus. Dia baru saja nge-chat saya dan akhirnya juga nge-approach teman-teman saya. Semua isi chat sempat saya simpan akan saya letakkan di sini dan mungkin kalian dapat lihat gimana cara dia menarik korban," cuitnya dikutip pada Rabu (13/2/2025). 

Pada cuitan selanjutnya, pemilik akun ini mengaku enggan untuk terseret-seret di meja hijau terkait kasus ini. 

Dia menegaskan cuitannya ini bisa dibaca langsung oleh Gilang Bungkus Jarik. Dia juga berharap tak ada lagi korban selanjutnya. 

"Awal si bangsat (Gilang Bungkus Jarik) nemu saya, yakni di salah satu kompetisi menulis cerpen saat pengumuman pemenang poster winner announcement ini saya share ke InstaStory. Lalu si penyelenggara minta di tag, saya tag dan mereka repost. Nah, dari sanalah si bangsat bisa nemu akun Instagram saya," katanya.

Singkatnya, Gilang Bungkus Jarik mengikuti atau follow akun Instagram milik @se*it*ms*bit dan mengirimnya pesan. 

@se*it*ms*bit pun mengikutinya kembali atau follow back akun Gilang Bungkus Jarik lantaran dia masih berpikir positif. 

Setelah basa-basi di direct message Instagram, Gilang Bungkus Jarik pun meminta percakapan ini berlanjut via WhatsApp.

Singkatnya, mereka berdua pun akhirnya pindah ke aplikasi pesan WhatsApp. 

"Tapi si dia cuma nge-chat hal yang berulang-ulang jadi enggak saya tenggepin. Pikir awal emang orang random aneh aja sih ini. Larut berhari-hari. Dan akhirnya si dia minta lanjut ke WhatsApp. Cape juga saya digituin di Instagram. Mungkin di WhatsApp akan lebih jelas apa maksud dan tujuan si manusia satu ini," cuitnya lagi. 

@se*it*ms*bit pun membagikan screenshot percakapannya di WhatsApp dengan Gilang Bungkus Jarik. 

Dari pantauan, Gilang Bungkus Jarik tampak menjelaskan apa maksud dan tujuannya menghubungi @se*it*ms*bit. 

Gilang Bungkus Jarik pun kembali memperkenalkan dirinya dari setelah dia terkesan "marah-marah" lantaran @se*it*ms*bit slow response karena kesibukannya. 

"Bagaimana aku bisa lanjut menjelaskan dan memperkenalkan diri kalau kamu sejak awal sudah susah dihubungi dan tanggapannya tidak ramah?," tulis Gilang Bungkus Jarik saat mengontak @se*it*ms*bit via WhatsApp.

"Coba sejak awal kamu tanggap dan membalas dengan ramah, aku sudah selesai memperkenalkan diri dan menjelaskan," tulisnya lagi.

Setelah itu, Gilang Bungkus Jarik pun memperkenalkan dirinya. Dia mengaku sedang mengerjakan sebuah proyek tulisan lantaran kini dia adalah seorang penulis lepas. 

"Perkenalkan. Aku Aprilian Pratama. Aku dari Surabaya sekarang berdomisili di Kalimantan. Setelah melanjutkan studi, aku sekarang punya rutinitas sebagai seorang penulis lepas dan ini tengah mengerjakan salah satu proyek tulisan," kata Gilang Bungkus Jarik. 

Percakapan berlanjut, hingga pada akhirnya pertanyaan yang mengarah ke "bungkus-membungkus" pun tiba. 

"Kamu selama sekolah atau kuliah pernah praktik mengkafani jenazah?," tanya Gilang Bungkus Jarik. 

"Saat kamu mendengar kata dibungkus, apa pikiranmu langsung mengarah ke kematian/jenazah?," kata dia lagi.

@se*it*ms*bit menjawab singkat "Enggak". 

"Wajar jika sebenarnya orang berpikiran kalau dibungkus itu berasosiasi dengan kematian atau jenazah. Hal itu karena Indonesia adalah negara mayoritas muslim yang mengenal pembungkusan (pengafanan) untuk jenazah. Coba saja kamu ke Jerman, Prancis atau Amerika. Mereka tidak akan terlintas dalam pikirannya bahwa orang dibungkus itu sama dengan mati," tulis Gilang Bungkus Jarik lagi. 

Menurut Gilang Bungkus Jarik, dibungkus itu bisa juga bermanfaat seperti bisa memanajemen kontrol emosi dan ketahanan napas seperti perenang. 

Chat berlanjut, Gilang Bungkus Jarik pun lanjut membahas soal "pelaksanaan" bungkus-membungkus itu. 

"Aku punya kenalan/teman sesama penulis. Dia ini sedang bikin proyek tulisan tentang kondisi emosi dan ketahanan napas remaja sekaligus ini bisa jadi nantinya semacam terapi renungan buat aku. Nah, sekarang dia butuh aku jadi modelnya tapi aku enggak bisa melakukannya sendiri. Aku perlu bantuanmu. Tolong bantu aku. Kamu nantinya hanya perlu mengikuti instruksi dari dia dan mendokumentasikan," kata Gilang Bungkus Jarik. 

Gilang Bungkus Jarik pun memberikan contoh foto, yakni foto orang terbungkus kain jarik.

Selain itu, dia juga memberi tahu jika "model" tersebut akan mendapatkan imbalan uang Rp100.000. 

Merasa tak beres, @se*it*ms*bit akhirnya mengakhiri percakapan dan memblokir Gilang Bungkus Jarik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai memblokir, Gilang Bungkus Jarik malah mendekati akun-akun yang berkaitan dengan @se*it*ms*bit. Hal inilah yang membuatnya geram dengan Gilang Bungkus Jarik.

Disclaimer: Berita ini dibuat berdasarkan fenomena yang viral di media sosial. Belum ada konfirmasi dan percakapan langsung dengan pihak terkait. (nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT