News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alun-alun Gadobangkong Rusak Belum Genap Setahun Pembangunan, Kontraktor Buka Suara

Kontraktor pembangunan menyampaikan klarifikasi soal kerusakan Taman Alun-Alun Gadobangkong
Kamis, 6 Maret 2025 - 07:40 WIB
Alun-alun Gadobangkong Rusak
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kontraktor pembangunan menyampaikan klarifikasi soal kerusakan Taman Alun-Alun Gadobangkong yang berada Jalan Kidang Kencana, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang belum genap setahun setelah diresmikan.

"Pekerjaan yang kami lakukan sudah sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan dan menjalankan kewajiban sesuai aturan dalam pengadaan barang dan jasa," kata perwakilan dari perusahaan kontraktor PT Lingkar Persada KSO Imran Firdaus mengutip Antara pada Kamis (6/3/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Informasi yang dihimpun, nilai proyek pembangunan alun-alun beserta ornamen penyu yang ternyata hanya dibuat dari kardus dan rangka kayu sebesar Rp15,6 miliar berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jabar tahun anggaran 2023.

Proyek pembangunan ini merupakan bantuan dari Pemprov Jabar untuk melakukan penataan terhadap fasilitas ruang terbuka hijau di wilayah Palabuhanratu yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Sukabumi dan berada di kawasan Unesco Global Geopark Ciletuh Palabuhanratu.

Adapun serah terima bangunan dari Pemprov Jabar ke Pemkab Sukabumi dilakukan secara dua tahap yakni pada Februari 2024 dan Agustus 2024. 

Namun belum rampung setahun berbagai fasilitas di alun-alun tersebut sudah banyak yang mengalami kerusakan serta ornamen lainnya seperti patung penyu yang hancur padahal pembuatannya menelan anggaran sampai Rp30 juta. Patung tersebut terkesan dibuat dengan asal-asalan dan menggunakan bahan baku yang murah.

Padahal, Alun-Alun Gadobangkong ini merupakan salah satu ikon Kabupaten Sukabumi untuk menunjang program Pemkab Sukabumi wisata bertaraf internasional.

Imran mengakui bahwa anggaran proyek tersebut mencapai Rp15,6 miliar namun setelah dipotong dengan pajak dan sanksi keterlambatan pembangunan, pihaknya hanya menerima anggaran sebesar Rp13 miliar atau berkurang sekitar Rp2,6 miliar.

Selama dalam masa pemeliharaan, pihaknya telah melakukan berbagai perbaikan, termasuk pemeriksaan bangunan kantin, perbaikan batu sikat, andesit hingga mengatasi beberapa fasilitas yang rusak akibat banjir rob.

Selain itu, viralnya patung penyu senilai Rp30 juta di media massa yang menunjukkan bahan baku patung terbuat dari kardus, Ia menjelaskan bahwa kardus bukan bahan baku utama, tetapi hanya untuk membuat rangka patung penyu.

Bahan yang digunakan sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB) proyek yakni menggunakan fiberglass dan dilapisi resin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pembangunan sudah sesuai spesifikasi dan kami pun pun berharap masyarakat turut menjaga fasilitas yang ada, mengingat konsep alun-alun ini sebagai ruang terbuka hijau," jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi Prasetyo mengatakan pihaknya masih menunggu anggaran dari Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Sukabumi untuk melakukan perbaikan fasilitas di alun-alun.(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia disebut memiliki peluang untuk dapat memperkuat posisi sebagai negara yang mandiri di tengah tak menentunya geoekonomi dan geopolitik global dalam kurun waktu belakangan ini.
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan yang menyasar seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah turut menyita perhatian publik.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Selengkapnya

Viral