Penjual Ayam Gelonggongan di Jakarta Selatan Raup Omzet Rp10 Juta per Hari, Bisnis "Nakal" Itu Dijalankan Sejak 2021
- Luthfia Miranda Putri-Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Penjual ayam gelonggongan berinisial SY di Jakarta Selatan berhasil meraup omzet hingga Rp10 juta per hari.
Bisnis “nakal” itu dijalankannya mulai tahun 2010 di Pasar Kebayoran Lama. Polres Metro Jakarta Selatan pun akhirnya berhasil mengungkap kasus ini.
"Omzet variatif. Namun, untuk pemotongan yang bisa dilakukan oleh saudara SY dalam satu hari bisa sampai 100 sampai 200 ekor ayam potong yang dijual mulai harga Rp30 ribu sampai Rp50 ribu," ujar Kanit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKP Bima Sakti, Jumat (28/2/2025).
Bima menyebut motif SY menjalankan bisnis ayam gelonggongan adalah untuk mencari keuntungan.
Keuntungan yang diperoleh SY ini sebesar 20-30 persen yang ditambahkan lebih dari berat normal atau harga eceran tertinggi (HET).
Bima menyebut ayam yang sebelum disuntik memiliki perbedaan berat sebanyak 1 sampai 2 ons dengan ayam yang diedarkan ke sekitar Pasar Kebayoran Lama.
"Tersangka SY telah menjalankan bisnisnya sejak tahun 2021," terangnya.
Berdasarkan pengakuannya, SY belajar cara menyuntikkan ayam dari teman-temannya.
Pihak kepolisian pun sudah memeriksa empat saksi lainnya dan siap mengadakan gelar perkara jika bertambah pelaku lain.
Sejumlah barang bukti pun diamankan antara lain ayam potong yang belum maupun yang sudah disuntik, alat yang digunakan seperti kompresor, galon dan selang yang sudah dimodifikasi atau diberikan jarum. (ant/nsi)
Load more